JAKARTA - Investor dan pelaku pasar berharap Joe Biden dapat memenangi pemilihan presiden Amerika Serikat (AS). Hal ini tidak terlepas dari janji politik kandidat presiden tersebut kepada investor atau pelaku pasar.
"Kalau menurut saya dilihat dari perspektif pasar, karena kalau kita lihat dari janji kalau misalnya Joe Biden menang maka akan memberikan optimisme akan memperbaiki hubungan bilateral antara AS-Tiongkok (China) sehingga lebih jadi harmonis," ujar Analis Binaartha Parama Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama dalam acara Market Opening IDX Channel, Rabu (4/11/2020).
Baca juga: Pasar Saham RI Punya IDX30 Futures, Investor Tertarik?
Nafan menambahkan, dengan adanya perbaikan hubungan bilateral antara AS dengan China, diharapkan tidak ada lagi istilah trade war antara kedua negara tersebut, karena Joe Biden lebih cenderung kepada fair trade.
"Jadi, kalau misalkan fair trade itu harus dilaksanakan sesuai dengan mekanisme multilateral sehingga ini masih diapresiasi pelaku pasar, ketimbang Trump yang cenderung memberikan retorika baik di Twitter maupun media," katanya.
Baca juga: Ada 9 Emiten Akan Lakukan Aksi Korporasi Usai Long Weekend
Di sisi lain, dengan komitmen Joe Biden yang akan memperbaiki hubungan bilateral dengan berbagai negara bahkan ingin kembali menerapkan kerja sama multilateral dalam memajukan perdagangan internasional turut disambut baik pelaku pasar.
"Sehingga hal ini bisa menciptakan sustainability global goals ini juga diharapkan akan memberikan sentimen positif pasar secara global," ucapnya.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.