Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Minyak Mentah Naik Nyaris 2% di Tengah Penantian Hasil Pilpres AS

Fakhri Rezy , Jurnalis-Rabu, 04 November 2020 |07:51 WIB
Harga Minyak Mentah Naik Nyaris 2% di Tengah Penantian Hasil Pilpres AS
Minyak Mentah (Shutterstock)
A
A
A

Dolar yang lebih lemah membuat minyak lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya, yang menurut para pedagang membantu meningkatkan harga minyak mentah.

Ancaman penguncian tambahan yang dapat menekan permintaan energi membatasi kenaikan harga minyak setelah Italia, Norwegia, dan Hongaria memperketat pembatasan COVID-19.

Harga minyak, yang turun lebih dari 10% minggu lalu, mendapat penangguhan hukuman minggu ini setelah anggota OPEC Aljazair keluar untuk mendukung penundaan rencana peningkatan produksi minyak OPEC + mulai Januari dan menteri energi Rusia meningkatkan kemungkinan dengan perusahaan minyak negara itu.

Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya yang dipimpin oleh Rusia, bersama-sama dikenal sebagai OPEC +, akan melakukan pemotongan taper sebesar 7,7 juta barel per hari (bph) sekitar 2 juta barel per hari mulai Januari.

Sumber mengatakan OPEC dan Rusia sedang mempertimbangkan pengurangan produksi minyak lebih dalam awal tahun depan untuk mencoba memperkuat pasar minyak.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement