JAKARTA – Jumlah pengangguran Indonesia meningkat akibat pandemi virus corona. Badan Pusat Statistik mencatat jumlahnya bertambah menjadi 9,77 juta orang hingga kuartal III-2020.
Salah satu solusi untuk mengurangi jumlah pengangguran adalah dengan lapangan kerja yang banyak. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Tanjung Kelayang pun bisa menjadi solusi tersebut.
Baca Juga: Pengangguran Melonjak akibat Resesi, Menko Airlangga Cari Jalan Keluar
Berada di pesisir pantai Tanjung Kelayang, menjadi destinasi wisata unggulan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bisa menggeakan ekonomi dan menciptakan lapangan pekerjaan yang banyak.
Direktur Utama Konsorsium KEK Pariwisata Tanjung Kelayang Adek Julianwar mengatakan, terjadi sejumlah perubahan yang positif setelah KEK Pariwisata Tanjung Kelayang beroperasi.
Baca Juga: Jakarta Sumbang Pengangguran Terbanyak di Indonesia
Dia menjelaskan, masyarakat sekitar kini lebih bersemangat mengembangkan sektor UMKM yang mendukung geliat pariwisata dengan pendekatan ramah lingkungan.
"Program Bapak Presiden Jokowi - KEK Pariwisata Tanjung Kelayang yang diresmikan tanggal 14 Maret 2019 sudah berjalan dengan baik. Hotel Bintang 5 sudah beroperasi dan di dalam pengembangannya KEK Pariwisata Tanjung Kelayang sangat mengutamakan UMKM, Lingkungan Hidup dan Jejak Karbon," kata Adek, Kamis (5/11/2020).
Sementara itu, Pengusaha Nasional Sandiaga Uno berharap keasrian alam Tanjung Kelayang harus terus dipertahankan. Menurut dia, investasi di KEK tidak boleh mengalahkan keasrian lingkungan hidup.
"Keindahan alam ini jangan digadaikan, justru alam yang indah ciptaan Tuhan ini harus dijaga keasriannya. Lewat pengembangan eco wisata, saya yakin Tanjung Kelayang justru menjadi magnet wisatawan, menggerakan ekonomi di tengah pandemi dan membuka banyak lapangan kerja," kata Sandi.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.