Share

Indonesia Resesi, Rupiah Justru Menguat Tajam

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Jum'at 06 November 2020 09:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 06 320 2305115 indonesia-resesi-rupiah-justru-menguat-tajam-WFBppbQ3m9.jpg Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat usai pengumuman pertumbuhan ekonomi. Di tengah resesi, Rupiah pagi ini menguat ke level Rp14.200-an per USD.

Baca Juga: Ekonomi RI Minus 3,49%, Sri Mulyani: Hal Ini Lebih Baik

Melansir Bloomberg Dollar Index, Jumat (6/11/2020) pada pukul 09.40 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange menguat 82 poin atau 0,57% ke level Rp14.298 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp14.255 hingga Rp14.300 per USD.

Sementara itu, yahoofinance mencatat Rupiah berada di level Rp14.435 per USD. Rupiah berada di kisaran Rp14.435-Rp14.435 per USD.

 

Untuk diketahui, Pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III-2020 minus 3,49% secara year on year (yoy). Dengan demikian, Indonesia resmi masuk jurang resesi.

"Ekonomi Indonesia kuartal III masih terkontraksi 3,49%," kata Kepala BPS Suhariyanto, Jakarta.

Sebelumnya ekonomi kuartal II-2020 minus 5,32% dan pada kuartal I-2020 tumbuh positif 2,97%. Minusnya pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah diprediksi banyak pihak imbas dampak pandemi virus corona atau Covid-19.

Meski demikian, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan ekonomi Indonesia menunjukan tanda-tanda perbaikan.

Sri Mulyani mengungkapkan, salah satu tanda perbaikan adalah membaiknya konsumsi rumah tangga secara umum. Meskipun, konsumsi rumah tangga kelas menengah masih tertahan dan terbatas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini