Bos OJK: Lindungi Masyarakat dari Investasi Bodong

Rina Anggraeni, Jurnalis · Senin 09 November 2020 12:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 09 320 2306512 bos-ojk-lindungi-masyarakat-dari-investasi-bodong-XMKGpNf4nT.jpg OJK Tingkatkan Literasi dan Cegah Investasi Bodong di Daerah. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat perannya dalam mengawasi sektor jasa keuangan dan menggerakkan perekonomian di daerah. Salah satunya dengan meresmikam kantor baru OJK di NTB

Ketua OJK Wimboh Santoso mengatakan, kantor OJK ini memberikan manfaat lebih besar lagi untuk masyarakat NTB. "Kantor ini harus menjadi pusat sinergi OJK, Pemda, Industri Jasa Keuangan dan masyarakat untuk bersama membangun NTB,” kata Wimboh Santoso di Jakarta, Senin (9/11/2020).

Baca Juga: 6 Obat Mujarab OJK Pulihkan Sektor Keuangan Indonesia

Wimboh menjelaskan, peran OJK di daerah harus menjadi pusat literasi dan inklusi keuangan sehingga masyarakat bisa semakin mudah mendapatkan akses keuangan yang murah dan menguntungkan serta melindungi masyarakat dari berbagai produk investasi dan keuangan ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat.

"Bank Wakaf Mikro bisa menjadi contoh upaya meningkatkan pembiayaan bagi usaha mikro yang sangat mudah dan murah serta bisa dikembangkan di berbagai daerah termasuk NTB yang baru memiliki satu BWM," katanya.

Baca Juga: Ketua OJK Ungkap Segudang Potensi Ekonomi di NTT

Sementara itu, Gubernur NTB menyampaikan keberadaan kantor OJK baru di NTB diharapkan bisa meningkatkan kontribusi OJK dalam membangun perekonomian NTB termasuk dengan meningkatkan inklusi keuangan di masyarakat NTB.

“Literasi keuangan menjadi tantangan, karena banyak masyarakat NTB masih buta keuangan. Kehadiran OJK yang handal diharapkan bisa meningkatkan kontribusinya bagi NTB,” katanya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini