Etihad Airways PHK Massal Imbas Covid-19

Djairan, Jurnalis · Selasa 10 November 2020 11:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 10 320 2307133 etihad-airways-phk-massal-imbas-covid-19-PQOqbZJdsa.jpg Etihad Airways (Shutterstock)

ABU DHABI - Etihad Airways, maskapai penerbangan nasional Uni Emirat Arab (UEA), akan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada sebagian pilot dalam minggu ini. Hal itu karena trafik perjalanan udara gagal pulih secepat yang diharapkan akibat Covid-19.

Pemberitahuan disampaikan dalam sepucuk surat sehari setelah maskapai tersebut berencana untuk menyusut menjadi maskapai berukuran sedang. Pilot yang terkena PHK akan diberi tahu dalam 24 jam, tanpa mengatakan berapa banyak jumlah yang akan dipangkas.

 Baca juga: Etihad Airways Tambah Saham di Virgin Australia

“Kenyataan yang sulit adalah, industri kami tidak kunjung pulih dan kami akan menjadi maskapai penerbangan yang jauh lebih kecil untuk beberapa waktu, kami tidak punya pilihan selain mengurangi tenaga kerja kami,” ujar juru bicara Etihad dalam email kepada pilot, dikutip dari Reuters Selasa (10/11/2020).

Diketahui, Etihad mempekerjakan hampir 2.000 pilot per Februari 2020. Sumber mengatakan ratusan staf, termasuk beberapa pilot, telah di-PHK sebelumnya. Pilot diberi tahu maskapai, bahwa perusahaan kewalahan untuk menjaga bisnis agar tetap kuat dan tenaga kerja saat ini terlalu besar.

 Baca juga: Semester I, Etihad Airways Tumbuh Dua Kali Lipat

Etihad mengatakan, pihaknya terus mengurangi operasi maskapai dan akan menjadi maskapai penerbangan layanan penuh berukuran sedang, dan berkonsentrasi pada armada berbadan lebar. Etihad akan menghentikan 10 pesawat superjumbo Airbus A380-nya karena pandemi corona.

CEO Etihad, Tony Douglas pada April lalu mengatakan maskapai itu mendapat dukungan penuh dari pemiliknya, pemerintah Abu Dhabi. Etihad belum mengatakan apakah telah menerima dana bantuan negara. Sebagian besar karyawannya adalah orang asing dan tidak berhak atas tunjangan pemerintah di UEA.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini