Kasus Maybank, Dana Nasabah Hilang Rp22 Miliar Kuat Aroma Shadow Banking

Michelle Natalia, Jurnalis · Jum'at 13 November 2020 11:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 13 320 2308946 kasus-maybank-dana-nasabah-hilang-rp22-miliar-kuat-aroma-shadow-banking-mvMhyy8Zwp.jpeg Mesin ATM (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - Celah kejahatan di perbankan masih terjadi. Kasus terbaru menyeret Maybank Indonesia yakni atlet e-sport dengan kehilangan tabungan Rp20 miliar.

Baca Juga: Kasus Maybank Rp22 Miliar, OJK: Uang Nasabah Bisa Kembali

Rektor Perbanas Institute Hermanto Siregar mengindikasi adanya kejanggalan transaksi mengerucutkan ada praktik "Shadow Banking" di dalam Maybank yang lagi-lagi bobol oleh oknum.

Shadow Banking adalah kegiatan perantara keuangan tetapi tidak tunduk pada pengawasan peraturan sistem perbankan.

 

"Banking ini tugasnya jelas melakukan fund rising yang mana menerima dana nasabah dikelola dipinjamkan lagi kepada debitur itu yang dilakukan. Tapi pelanggaran shadwo banking ini merupakan masuk uang dan dia ambil terus dia puter lagi itu bertentangan," kata Hermanto dalam video virtual, Jumat (13/11/2020).

Kata dia, harusnya uang yang masuk itu dikelola bank apakah itu sebagai loan atau pinjaman debitur lainnya. Namun tidak digunakan dalam keperluan.

" Skema produk pinjaman itu harus terstruktur dan kalau masuk itu itu enggak boleh," jelasnya.

Dia pun meminta agar OJK dan BI memperkuat keamanan nasabah. Agar kasus ini tidak kembali terjadi.

"Ini kalau melihat ini BI dan OJK harus perketat pengawasan. Jadi setiap insan perbankan itu sekedar pelaksanaan, berpeganglah kepada etika profesionalitas," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini