Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Orang Kaya Nahan Belanja, si Miskin Buang-Buang Duit

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Minggu, 15 November 2020 |05:20 WIB
Orang Kaya Nahan Belanja, si Miskin Buang-Buang Duit
Rupiah (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Hidayat Amir membeberkan perbedaan orang kaya dan orang miskin dalam mengelola keuangan di tengah corona dan Indonesia resesi.

Salah satu penyebab dari masih rendahnya pertumbuhan ekonomi di kuartal III-2020 adalah rendahnya konsumsi rumah tangga. Hal ini karena para kelas menengah masih menanhan untuk belanja sehingga konsumsi -4,04% di kuartal III-2020. .

Menurut Hidayat, kelas menengah atas masih menahan konsumsi karena situasi yang juga belum kembali normal, sehingga para kelas menengah ini memilih untuk menyimpan uangnya.

 

Adapun uang yang biasanya dikeluarkan kelas menengah atas untuk berbelanja, kini lebih banyak untuk ditabung. Sehingga tak heran jika Dana Pihak Ketiga (DPK) di perbankan nasional tumbuh hingga 11% di Agustus 2020.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement