BI Buka-bukaan Kondisi Utang Luar Negeri RI Rp5.759 Triliun

Rina Anggraeni, Jurnalis · Senin 16 November 2020 10:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 16 320 2310216 bi-buka-bukaan-kondisi-utang-luar-negeri-ri-rp5-759-triliun-WnmfmAoUtv.jpg Utang Luar Negeri (Foto: Okezone)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memastikan struktur ULN Indonesia tetap sehat, didukung penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya.

Sebagai informasi, posisi ULN Indonesia pada akhir triwulan III 2020 sebesar USD408,5 miliar atau setara Rp5.759 triliun (dengan kurs Rp14.100 per USD).

Baca Juga: Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp5.759 Triliun, Ini Rinciannya 

ULN terdiri dari ULN sektor publik (Pemerintah dan Bank Sentral) sebesar USD200,2 miliar dan ULN sektor swasta (termasuk BUMN) sebesar USD208,4 miliar.

Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ULN Indonesia pada akhir triwulan III 2020 tercatat sebesar 3,8% (yoy), menurun dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar 5,1% (yoy), terutama dipengaruhi oleh transaksi pembayaran ULN swasta.

 Rupiah Melemah di Angka Rp14.777/USD

Direktur Eksekutif Komunikasi BI Onny Widjarnako mengatakan rasion ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada akhir triwulan III 2020 sebesar 38,1%, sedikit meningkat dibandingkan dengan rasio pada bulan sebelumnya sebesar 37,4%.

"Sementara itu, struktur ULN Indonesia yang tetap sehat tercermin dari besarnya pangsa ULN berjangka panjang yang mencapai 89,1% dari total ULN," kata Onny di Jakarta, Senin (16/11/2020).

Dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan Pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam memantau perkembangan ULN, didukung dengan penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya.

"Peran ULN juga akan terus dioptimalkan dalam menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pemulihan ekonomi nasional, dengan meminimalisasi risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini