Belajar dari Kejagung, 5 Kementerian dan Lembaga Asuransikan Gedungnya

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Selasa 17 November 2020 14:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 17 470 2311017 belajar-dari-kejagung-5-kementerian-dan-lembaga-asuransikan-gedungnya-AIN1mggYdc.jpg Kejagung Merupakan Salah Satu BMN yang Belum Diasuransikan. (Foto: Okezone.com)

Senada, Direktur BMN Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Encep Sudarwan mengutarakan, pihak kementerian dan lembaga (K/L) juga perlu melakukan pengamanan aset negara guna menghindari kejadian tak terduga.

"Seperti kebakaran. World Bank telah menjadikan Indonesia sebagai percontohan untuk pengelolaan BMN yang lebih baik. Karena itu, kami mengapresiasi BPKP yang sudah mengasuransikan BMN. Mudah-mudahan apa yang sudah dilakukan BPKP akan diikuti pula K/L lain dalam mengamankan aset negara yang bertujuan memberikan pelayanan prima bagi masyarakat,” kata dia.

BPKP juga merupakan salah satu dari sepuluh Instansi yang ditunjuk sebagai menjadi pilot project pengasuransian BMN sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 118/KM.6/2020 tentang Tahapan pelaksanaan Pengasuransian Barang Milik Negara Kementerian/Lembaga.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) segera menganggarkan perbaikan Gedung Kejaksaan Agung. Anggaran yang disiapkan pun sangat besar.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, aset negara Kejaksaan Agung itu belum masuk dalam daftar asuransi Barang Milik Negara (BMN). Hal ini menyebabkan anggaran yang dibutuhkan cukup besar.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini