"Dari total nilai barang dan jasa 2020 sebesar Rp1.027 triliun, namun harus kami laporkan bahwa realisasinya sampai 9 November 2020 kurang dari 50%," ujar, Kepala LKPP, Roni Dwi Susanto, Jakarta, Rabu (18/11/2020).
Baca Juga:
Dari Rp289,34 triliun yang diumumkan sebagai pagu e-tendering, yang sudahs elesai tender Rp228,8 triliun dan masih berproses Rp60,5 triliun. Namun seperti tahun lalu yang masih proses, termasuk kontruksi Rp48 triliun.
"Rendahnya serapan belanja pengadaan barang dan jasa pemerintah berdampak pada layanan publikdan pada akhirnya menghambat pemerataaan ekonomi," tuturnya.
(Feby Novalius)