JAKARTA - Menteri Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo mengungkapkan bahwa pemerintah akan menekan jumlah pengadaan ASN/PNS.
"Penerimaan ASN tidak lagi harus berjumlah banyak dan penggunaan teknologi dalam pemerintahan harus dioptimalkan," ujar dia di Komisi II DPR RI Jakarta, Kamis (19/11/2020).
Baca Juga: Lowongan CPNS 2021 Bakal Buka Formasi 1 Juta Guru
Kemudian, lanjut dia beberapa negara jumlah pegawai negeri sipil (PNS) sangat sedikit. Seperti di Singapura saja pegawai negeri hanya berjumlah ratusan orang.
"Lalu di Korea Selatan, jaringan teknologi informasinya dalam pemerintahan digunakan secara maksimal," ungkap dia.