Ada Tunai dan Nontunai, PMN Bikin BUMN Jadi Manja

Aditya Pratama, Jurnalis · Jum'at 20 November 2020 13:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 20 320 2312986 ada-tunai-dan-nontunai-pmn-bikin-bumn-jadi-manja-CQpi6HU4ua.jpg PMN Yang Diberikan ke BUMN Capai Rp233 Triliun. (Foto: Okezone.com)

"Jadi, ini adalah membedakan prosedurnya saja, nanti mengikuti tata kelola di dalam PP 27/2014 dan juga revisinya PP 28/2020. Sementara BPYBDS itu ada prosedur yang relatif sedikit berbeda, relatif lebih mudah, esensinya adalah penilaiannya itu biasanya menggunakan nilai perolehan pada waktu barang-barang itu didapatkan Kementerian/Lembaga," ucapnya.

Isa membeberkan, alasan mengapa pemerintah melakukan konversi piutang kepada BUMN. Dia menyebut, pemerintah melihat prospek dari BUMN dan ingin mengembangkan BUMN tersebut.

Namun, agar tidak menjadi BUMN yang manja, maka BUMN harus mencari modal sendiri untuk bisa mengembangkan usahanya atau memulai usaha yang dengan semangat lebih baru.

"Tentunya, untuk mencari modal sendiri dia harus punya struktur keuangan yang bagus, untuk itu konversi piutang negara yang juga utang BUMN kepada negara menjadi ekuitas itu akan memperbaiki struktur keuangan, setelah bagus BUMN itu bisa cari dana sendiri capital market bisa, perbankan bisa dan sebagainya," tuturnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini