Menko Luhut Minta Tempat Wisata Tak Ada Kabel Gelantungan

Rina Anggraeni, Jurnalis · Jum'at 27 November 2020 12:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 27 320 2317253 menko-luhut-minta-tempat-wisata-tak-ada-kabel-gelantungan-Hhh6Cg1WgX.jpeg Labuan Bajo Jadi Kota Pertama di Indonesia Tanpa Kabel yang Bergelantungan. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah akan memperbaiki empat hal yang perlu diperbaiki dari pariwisata di Indonesia. Tujuannya agar pada 2021 Indonesia bisa mencapai peringkat 30 di Travel and Tourism Competitiveness Index 2021.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan mengatakan, banyak kemajuan di Labuan Bajo dan Mandalika.

Baca Juga: Kuliner Indonesia Masih Kalah Dibanding Filipina, Menko Luhut: Kurang Promosi

"Mungkin kota pertama di Indonesia nanti Labuan Bajo yang nggak ada kawat telepon-telepon di atas itu. Itu kerja keras timnya Pak Gubernur dengan Pak PUPR," kata Luhut dalam video virtual, Jumat (27/11/2020)

Menurut Luhut, hal itu akan mempercantik lokasi wisata. Luhut kemudian menyarankan agar tidak ada kabel-kabel di atas tempat wisata.

Baca Juga: Menko Luhut: Potensi Alam RI Sangat Bagus Dibanding Thailand

"Semua pembangunan daerah wisata kita sarankan kabel-kabel tidak ada di atas semua ducting di bawah sehingga kelihatan kebersihannya," ujarnya.

Dia pun menanbahkan rakornas dan rapat dewan pengarah untuk mempercepat pembangunan destinasi untuk meningkatkan kepuasan wisatawan. Adapun, Indonesia harus memgejar ketertinggalan dari negara Asean lainnya.

"Dewan pengarah berkewajiban memberikan laporan tahunan kepada Presiden sesuai pasal 30 dan 31 badan otoritas. Tugas kita amankan dan jalankan amanah presiden, terhadap percepatan pembangunan destinasi super prioritas ini," tandasnya.

Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan Indonesia harus dapat menandingi negara kompetitor di Kawasan Asia Tenggara. Salah satunya masih kalah dengan Thailand.

Adapun, Indonesia masih kalah kurang menjual dibandingkan Thailand. Diantaranya Thailand unggul dari kategori Alam dan Petualangan, Belanja, Mice, Kebudayaan dan Kesehatan.

"Padahal potensi alam kita masih sangat bagus dibandingkan Thailand. Karena kita masih kalah jual," kata Luhut.

Kata dia, 5 pembangunan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) sudah semakin intensif dilakukan. Bahkan diproyeksikan Indonesia harus masuk peringkat ketiga puluh pada tahun 2021 untuk travel dan tourism competiviness Index.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini