JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi melanjutkan penguatan. IHSG akan bergerak ke level 5.621-5.769.
Hal ini berdasarkan indikator, MACD, stochastic maupun RSI menunjukkan sinyal positif. Berdasarkan rasio fibonacci, adapun support maupun resistance berada pada 5.621,52 hingga 5.769,53.
"Di sisi lain, terlihat pola bullish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat," ujar Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama dalam risetnya, Rabu (2/12/2020).
Baca Juga: IHSG Ditutup Menguat 2% ke 5.724 di Hari Pertama Desember
IHSG sebelumnya ditutup menguat 2,00% ke 5.724, terdapat 311 saham menguat, 162 saham melemah dan 152 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp16,4 triliun dari 24,9 miliar lembar saham yang diperdagangkan.
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut;
CTRA
Daily (905) (RoE: 1.83%; PER: 55.59x; EPS: 16.64; PBV: 1.83x; Beta: 2.02): Pergerakan harga saham menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 875 – 905, dengan target harga secara bertahap di level 930 dan 1050. Support: 865 & 810.
GGRM
Daily (43000) (RoE: 12.98%; PER: 10.85x; EPS: 3962.96; PBV: 1.43x; Beta: 1): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 42250 - 43000, dengan target harga secara bertahap di level 43850, 44900, 47350 dan 49800. Support: 41875, 41150 & 40000.
JPFA
Daily (1380) (RoE: 3.00%; PER: 47.09x; EPS: 29.31; PBV: 1.42x; Beta: 1.74): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1345 – 1380, dengan target harga secara bertahap di level 1425, 1475, 1520 dan 1690. Support: 1345 & 1270.
KLBF
Daily (1485) (RoE: 14.68%; PER: 26.02x; EPS: 57.64; PBV: 3.82x; Beta: 0.9): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 1460 – 1485, dengan target harga secara bertahap di level 1535, 1595 dan 1850. Support: 1460 & 1340.
PGAS
Daily (1390) (RoE: 2.18%; PER: 31.75x; EPS: 43.77; PBV: 0.69x; Beta: 2.38): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1350 – 1390, dengan target harga secara bertahap di level 1455, 1520, 1575 dan 1800. Support: 1350, 1250 & 1180.
TINS
Daily (1070) (RoE: -6.99%; PER: -23.27x; EPS: -45.97; PBV: 1.64x; Beta: 2.3): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 1040 – 1070, dengan target harga secara bertahap di level 1125, 1195 dan 1485. Support: 1040 & 905.
WSBP
Daily (218) (RoE: -27.80%; PER: -3.78x; EPS: -57.71; PBV: 1.05x; Beta: 2.22): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 204 – 218, dengan target harga secara bertahap di level 222, 266 dan 310. Support: 204, 188 & 167.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.