Dorong EBT, Pelindo III Angkut Material Bioenergi Milik Pertamina

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Jum'at 04 Desember 2020 17:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 04 320 2321843 dorong-ebt-pelindo-iii-angkut-material-bioenergi-milik-pertamina-E1oTtVkw0X.jpg Kontainer (Shutterstock)

JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III terus berupaya mendukung efisiensi biaya logistik nasional. Salah satu upaya yang dilakukan manajemen perseroan adalah melakukan kerja sama kegiatan pengangkutan material bioenergi milik PT Pertamina.

Hal tersebut ditandai melalui penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pelindo III Group, Pertamina Group, dan PT Wilmar Nabati Group, untuk pengangkutan fatty acid methyl esther/ester metil asam lemak (FAME) yang merupakan material produksi bioenergi dari bahan bakar nabati.

 Baca juga: Pelabuhan Tanjung Intan dan Tanjung Mas Segera Dilintasi Kereta

Dalam perjanjian tersebut Pelindo III akan mendukung transportasi bahan baku energi terbarukan milik Pertamina itu, dari Gresik melalui jalur laut menggunakan kapal ke Surabaya.

Direktur Operasi dan Komersial Pelindo III Putut Sri Muljanto menyebutkan, kebutuhan bioenergi Pertamina di terminal terpadu BBM Pelabuhan Tanjung Perak mencapai 44.500 kiloliter (KL) setiap bulan. Karena itu, dalam perjanjian kerjasama tersebut Pelindo akan berkontribusi dalam menyiapkan instalasi pipa untuk distribusi bioenergi dari Terminal Mirah ke terminal terpadu BBM Pelabuhan Tanjung Perak.

 Baca juga: Susunan Baru Direksi Pelindo III

"Pelindo III juga menyiapkan kapal untuk pengangkut muatan dari Terminal Wilmar ke Terminal Mirah," ujarnya dalam siaran pers, Jakarta, Jumat (4/12/2020).

Selama ini FAME sebagai bahan baku bioenergi milik Pertamina diangkut menggunakan truk tangki, jumlahnya mencapai 60 unit truk per hari, dari sisi logistik hal tersebut dinilai kurang efisien. Di mana, dalam dua hari hanya dapat mengangkut 3.000 KL. Namun dengan kerja sama ini 1 kapal dapat mengangkut hingga 5.000 KL dalam 1-2 hari, tentunya ini lebih efisien bagi pemilik barang.

Putut juga mengutarakan, pengangkutan dengan menggunakan kapal dinilai lebih ramah lingkungan jika dibandingkan dengan menggunakan truk. Karena lebih hemat dari sisi efisiensi bahan bakar. Terlebih pengangkutan menggunakan kapal dapat mengurangi jumlah truk di jalan yang menyebabkan kemacetan. Sehingga dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat pengguna jalan.

Senada, Direktur Rekayasa dan Insfrastuktur Darat PT Pertamina Patra Niaga Nur M Zain mengatakan, pihaknya menyambut baik terwujudnya kerja sama transportasi FAME tersebut. Menurutnya, hal itu berpotensi menciptakan kepastian suplai bahan baku Bioenergi guna memastikan suplai energi dari Pertamina.

“Dampak dari kolaborasi antar BUMN antara Pelindo 3 dan Pertamina ini semakin mempermudah mempercepat dan memastikan keamanan distribusi FAME sebagai bahan baku Bioenergi kami, ini sejalan dengan visi kita bersama mendukung pemerintah mewujudkan energi terbarukan,” kata Nur.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini