Siap-Siap, Operasional Travel Gelap Bakal Diawasi Ketat

Rina Anggraeni, Jurnalis · Sabtu 05 Desember 2020 09:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 05 320 2322090 siap-siap-operasional-travel-gelap-bakal-diawasi-ketat-p1CJxKxtlm.jpg Transportasi (okezone)

JAKARTA - Pemerintah fokus terhadap beberapa hal dalam mengantisipasi hari libur natal dan tahun baru. Salah satunya, peningkatan pengawasan operasional travel gelap.

Direktur Jendral Perhubungan Darat Budi Setiadi mengatakan pemerintah melalui beberapa kementerian/lembaga akan meningkatkan pengawasan operasional travel gelap.

 Baca juga: Prokes di Transjakarta Tak Kendur, Jangan Harap Penumpang Ini Bisa Naik

"Jadi, nanti kita bersama kepolisian sudah sepakat ini akan kita awasi dengan ketat," ujar Budi dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (5/12/2020).

Lalu, juga melakukan peningkatan pengamanan ruas jalan dan rest area di tol Trans Sumatera. Lalu, anntisipasi bencana berdasar perkiraan curah hujan tinggi Desember- akhir Februari;

 Baca juga: Menhub Minta Protokol Kesehatan di Transportasi Dilanjutkan

"Mensiagakan kendaraan alat berat DRU (Disaster Relief Unit) pada lokasi rawan bencana," bebernya.

Selain itu pihaknya bersama PUPR memastikan kesiapan (kemantapan) infrastruktur baik jalan tol dan non tol.

Lebih lanjut lagi, Dirjen Budi menjelaskan bahwa guna memperlancar penyelenggaraan angkutan Nataru 2020/2021 pihaknya akan melakukan rampcheck_ pada 5.000 kendaraan baik bus AKAP maupun bus pariwisata dan kapal penyeberangan.

“Rampcheck akan dilakukan untuk bus maupun kapal penyeberangan, untuk bus kesiapan sarananya sebanyak 50.317 unit dan kapal penyeberangan sebanyak 218 unit. Selain itu kesiapan prasarana juga dilakukan yakni kesiapan sebanyak 105 Terminal di 30 Provinsi serta 15 lintas SDP agar masyarakat yang ada di daerah-daerah dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan,” terangnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini