5 Fakta Sri Mulyani Serahkan Aset Negara di Indosat dan Bukopin ke Erick Thohir

Giri Hartomo, Jurnalis · Minggu 06 Desember 2020 08:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 05 320 2322280 5-fakta-sri-mulyani-serahkan-aset-negara-di-indosat-dan-bukopin-ke-erick-thohir-cuV5ZHzGqi.jpg Rupiah (Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara akan mengelola aset negara yang ada di sejumlah perusahaan swasta. Hal itu seiring transfer yang sudah diberikan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati kepada Menteri BUMN Erick Thohir.

Erick mengatakan, pihaknya telah menerima transfer aset dari Kemenkeu. Aset yang diterima milik negara yang tercatat di dalam PT Indosat Tbk, PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) dan sejumlah aset negara lainnya.

 Baca juga: Pemerintah Ngeluh Sulitnya Nagih Piutang Negara saat Covid-19

Ada sejumlah fakta menarik dsri dipercayakannya Indosat untuk dikelola okeh Erick Thohir. Berikut fakta yang sudah dirangkum Okezone, Minggu (6/12/2020).

1 Erick Thohir Dipercaya Kelola Aset Negara di Indosat

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyebut, pihaknya telah menerima transfer aset dari Kemenkeu. Aset yang diterima milik negara yang tercatat di dalam PT Indosat Tbk, PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) dan sejumlah aset negara lainnya.

 Baca juga: PLN Amankan Sertifikat Aset Tanah Senilai Rp1,2 Triliun

2 Saham Pemerintah di Indosat 14,29%

Kepemilikan saham Indosat memang tercatat dikuasai oleh Ooredoo Asia Pte.Ltd sebesar 65%, disusul pemerintah Indonesia senilai 14,29% dan publik 20,71%. Dengan begitu, pemerintah Indonesia memang tak lagi memiliki saham mayoritas di Indosat.

3 Selain Indosat, Erick Thohir Diminta Kelola Aset Negara di Bukopin

Ada beberapa aset negara yang diminta untuk dikelola oleh Menteri BUMN Erick Thohir. Adapun Aset yang diterima milik negara yang tercatat di dalam PT Indosat Tbk, PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) dan sejumlah aset negara lainnya.

4 Saham Pemerintah di Bukopin

Sementara itu, kepemilikan saham negara di Bank Bukopin tercatat 3,18%. Kemudian pemegang saham publik termasuk di dalamnya Kopelindo dengan kepemilikan 18,14%, Bosowa Corporindo dengan kepemilikan 11,68%. Sementara, saham mayoritas dipegang oleh KB Kookmin Bank sebesar 67%.

5 Ada 35 Perusahaan BUMN Dimasukan ke PPA

Dari segi restrukturisasi BUMN, Erick mencatat terdapat 35 perseroan negara yang akan dimasukan ke dalam PT. Perusahaan Pengelola Aset (Persero) atau PPA. Hal itu sebagai langkah restrukturisasi BUMN.

Ke-35 BUMN tersebut tidak tercatat sebagai anggota holding atau masuk dalam 12 klaster ya yang dibentuk Kementerian BUMN. Di mana, masing-masing Wakil Menteri BUMN I dan II akan menangani enam klaster.

Adapun beberapa perseroan yang masuk dalam PPA seperti, PT PANN, Djakarta Lloyd, Iglas, PNRI, Yodya Karya, Virama Karya, Kliring Berjangka Indonesia, Balai Pustaka, PT. Kawasan Berikat Nusantara (Persero) atau KBN, Semen Kupang, Perum Jasa Tirta I dan Perum Jasa Tirta II, dan sebagainya

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini