Layar ATM Bisa Diintip, BCA Beri Penjelasan

Aditya Pratama, Jurnalis · Minggu 06 Desember 2020 20:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 06 320 2322760 bca-diminta-umumkan-atm-mana-saja-yang-bisa-diintip-o9lZUJhZoM.jpg ATM BCA Bisa 'Diintip'. (Foto: Okezone.com/Reuters)

JAKARTA - Belum lama ini warganet dihebohkan oleh video pendek yang berisi seorang nasabah tengah melakukan transaksi melalui ATM Bank BCA. Namun, layar di bagian atas ATM justru menampilkan aktivitas transaksi nasabah tersebut.

Pengamat Information Technology (IT) Heru Sutadi mengatakan, kejadian ini bisa terjadi tidak hanya kepada satu nasabah saja, melainkan beberapa mengalami persoalan serupa. Oleh karena itu, BCA perlu mengumumkan ATM mana saja yang sempat bermasalah.

Baca Juga: 7 Fakta BCA Caplok Rabobank, Mulai Terealisasi Kuartal III-2020

"BCA perlu mengumumkan ATM mana saja yang sempat bermasalah dan lakukan tracking pengguna ATM terdampak untuk melapor dan mengganti PIN-nya. Karena dengan kejadian yang ramai di medsos itu artinya selain nasabah, ada orang lain yang bisa tahu isi saldo, transaksi yang dilakukan dan mungkin PINnya," ujar Heru kepada MNC Portal, Minggu (6/12/2020).

Direktur Eksekutif Information and Communication Technology (ICT) Institute menambahkan, dari sisi teknis mungkin saja terjadi kesalahan atau perlu diselidiki adalah kesengajaan dari tim teknis ATM.

Baca Juga: Langkah BCA Caplok Rabobank Dapat Restu Pemegang Saham

"Ini perlu diselidiki tim BSSN dan Tim Siber Kepolisian, apakah kesengajaan atau kelalaian karena kan bisa merugikan pengguna," kata dia.

Sebelumnya, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau Bank BCA menyebut, transaksi di layar Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BCA yang bisa diintip orang lain hanyalah kesalahan teknis semata. Manajemen perseroan menegaskan, permasalahan teknis itu baru kali pertama terjadi sejak tahun 1990-an lalu.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, dari 17.000 ATM milik emiten yang tersebar hampir di seluruh wilayah di Indonesia belum pernah mengalami permasalahan teknis sebelumnya.

Namun, dia mengakui, kali ini layar transaksi ATM yang bisa diintip orang memang benar terjadi. "Gangguan teknis, sejak tahun 90-an. Di 17.000 ATM kita baru kejadiannya satu kali," ujar Jahja saat dihubungi, Jakarta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini