Proyeksi Bisnis Pelayaran 2021, Kapal Roro Masih Sepi

Michelle Natalia, Jurnalis · Rabu 09 Desember 2020 15:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 09 320 2324601 proyeksi-bisnis-pelayaran-2021-kapal-roro-masih-sepi-A0ACGZ80S3.jpg Proyeksi Bisnis Pelayaran 2021. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Ketua Umum Indonesian National Shipowners' Association (INSA) Carmelita Hartoto menyebutkan bahwa tahun depan, sektor pelayaran masih dibayangi ketidakpastian. Hal ini masih dialami oleh pelayaran kontainer, penumpang, curah, migas, dan offshore.

"Pelayaran kontainer baik domestik dan ocean going diprediksi cenderung stagnan pada 2021. Ada kemungkinan naik, bahkan hingga 10% dibandingkan 2020, selama tren sebaran Covid-19 mengalami penurunan," ujar Carmelita dalam webinar di Jakarta, Rabu (9/12/2020).

Baca Juga: PTB Jadi Operator Pelabuhan Dukung Pemindahan Ibu Kota

Sementara itu, pelayaran penumpang atau roro diprediksi masih akan tertekan. Bahkan, masih berpotensi tumbuh melambat jika kondisi pandemi masih berlanjut.

"Pelayaran curah, khususnya angkutan batu bara mulai kembali pulih seiring peningkatan permintaan dan perbaikan harga batu bara. Namun tetap saja kondisi ini masih bergantung pada tren sebaran Covid-19," ungkapnya.

Baca Juga: Ada Pelabuhan Patimban, Menko Luhut: 4,3 Juta Lapangan Kerja Terbuka

Carmelita mengatakan, pelayaran migas masih diselimuti ketidakpastian seiring banyaknya faktor yang mempengaruhi permintaan minyak dan gas dunia.

"Pelayaran offshore mengalami kondisi yang tidak berbeda dengan pelayaran migas. Anjloknya harga minyak dunia menyebabkan pelayaran offshore mengalami tekanan," imbuhnya.

Namun, lanjut dia, masih ada potensi pertumbuhan pelayaran offshore seiring target SKK Migas terkait produksi minyak 1 juta barel pada 2030.

Sementara itu, kapal khusus, terutama bidang telekomunikasi diproyeksi akan tetap tumbuh. Hal ini sejalan dengan permintaan pemasangan kabel 3G-4G-5G.

"Sedangkan kapal khusus di bidang konstruksi dan pembangkit listrik akan berkembang lebih bagus sesuai dengan program pemerintah," tukas Carmelita.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini