Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pandemi, Awal Bangkitnya Investor Ritel Saham Indonesia

Tim Okezone , Jurnalis-Jum'at, 11 Desember 2020 |12:36 WIB
   Pandemi, Awal Bangkitnya Investor Ritel Saham Indonesia
Pasar Modal Indonesia (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Pasar modal Indonesia merupakan pasar yang menarik bagi investor asing. Emerging market dengan growth selama 10 tahun terakhir sepanjang 2009 – 2019 sebesar 295% menjadi magnet investor asing untuk melipatgandakan investasi mereka di Pasar Modal Indonesia.

Sayangnya orang Indonesia sendiri belum menimati manisnya Pasar Modal Indonesia ini, jumlah Investor Pasar Modal Indonesia hanya kurang dari 1% dari populasi Penduduk .

Tingkat literasi dan inklusi Pasar Modal pun menjadi sibontot di negri ini , hanya sebesar 4,9% dan 1.9% jauh tertinggal dibanding Industri perbankan sebesar 36,1% dan 73,9% *

Namun, kondisi work from home, school from home, mengakibatkan inklusi digital yang tiba tiba menjadi andalan segala aktifitas era pandemik ini menjadi berkah bagi pertumbuhan investor ritel terutama milenial yang tiada hari tanpa digital .

Keingintahuan, waktu luang, gadget dan jaringan yang tersedia telah mulai menginspirasi banyak orang untuk mulai memasuki dunia investasi di Pasar Modal .

Baca Juga: Presiden Jokowi Sempat Khawatir Covid-19 Serang Pasar Modal 

Data yang diambil dari Bursa Efek Indonesia, pertumbuhan investor ritel sangat luar biasa, kontribusi milenial sekitar 70% dari total investor saham , milenial yang dulunya asing dengan investasi sekarang ikut sumringah dengan kenaikan indeks harga saham gabungan.

Bisa ikut merasakan gegap gempitanya dunia pasar modal, experience yang menyenangkan yang membuat IHSG terus naik, langkah awal yang bagus. Pandemi COVID-19 menjadi blessing in disguise untuk pasar modal Tanah Air.

Meskipun pasar sempat merespons situasi secara negatif, terlihat dari sempat terpuruknya IHSG ke level 3.900 pada Maret lalu, saat ini IHSG sudah kembali bangkit ke level 5.900 di awal Desember 2020. Di mana, kebangkitan pasar modal ini ditopang oleh investor ritel.

Di tengah kian derasnya arus modal investor asing keluar dari Indonesia, investor ritel domestik tetap maju tak gentar. Dominasi kepemilikan investor asing di saham mulai goyah dan beralih kembali ke pangkuan ibu pertiwi.

Betapa antusias melihat catatan harian transaksi belasan trilin rupiah dan lebih dari satu juta transaksi saham, sekarang dimana dua pertiganya sumbangsih dari para investor ritel. Investor ritel semakin perkasa, baik dari kepemilikan saham maupun transaksi.

Sepanjang 2020, investor domestik cenderung mendominasi perdagangan, tak heran, investor ritel domestik justru menjadi penopang IHSG selama 2020.

Dari sisi transaksi, investor ritel domestik juga mendominasi total nilai transaksi pada Januari hingga Oktober 2020 mencapai 44,3%, disusul investor institusi domestik sebesar 21,7% dan investor institusi asing sebesar 34%.

Tak hanya itu, jumlah investor saham naik signifikan dengan pertumbuhan 400.000 investor baru, sehingga mencapai lebih dari 1,5 juta investor saham tahun ini. Pertumbuhan kuantitas investor ternyata juga dibarengi dengan kualitas investor yang aktif bertransaksi setiap harinya.

Sebelumnya rata-rata investor yang aktif melakukan transaksi di kisaran 50.000 – 60.000 investor. Pada Juni 2020, ada kenaikan hampir 100% dengan jumlah tertinggi mencapai 112.000 investor. Secara rata-rata, investor aktif harian pada 2020 naik 37% mencapai 75.000 investor per hari.

Melihat lebih dalam ke nilai perputaran transaksi per tahun dibanding dengan kapitalisasi pasar di BEI atau sering disebut dengan transaction velocity, investor ritel mencatatkan angka 117,1% sementara institusi sebesar 20,6%. Artinya, investor ritel 5,7 kali lebih aktif daripada investor institusi.

Tidak dapat dipungkiri, kebanggaan pada status baru yang disematkan sebagai seorang ‘invetor’ membuat seseorang menjalani hari hari dengan positif dan optimis. Bisa dikatakan paradigma bahwa investasi bukan hanya kebutuhan tapi keniscayaan, sudah merupakan pilihan.

Inilah saatnya investor ritel domestik merajai pasar modal Tanah Air dan menjadi bagian yang ikut aktif berkontribusi pada pembangunan ekonomi Indonesia.

Muhammad Evan Prathama Nusantoro, Mahasiswa SBM ITB

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement