Nasabah Jiwasraya Tolak Semua Opsi Restrukturisasi

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Senin 14 Desember 2020 16:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 14 320 2327476 nasabah-jiwasraya-tolak-semua-opsi-restrukturisasi-2dm1RWMtWJ.jpg Nasabah Jiwasraya (Foto: Fadel/Okezone)

JAKARTA - Nasabah Jiwasraya menolak semua opsi restrukturisasi dalam skema terbaru yang ditawarkan kepada mereka. Nasabah yang tergabung dalam Forum Korban BUMN Jiwasraya khusus nasabah pemegang polis Saving Plan menilai opsi tersebut tak memihak nasabah.

Salah satu perwakilan forum, Roganda Manulang mengatakan, opsi ini tidak mengutamakan asas keadilan dan win-win solution.

Baca Juga: Kabar Gembira untuk Nasabah Jiwasraya, Erick Thohir Setujui Program Restrukturisasi Polis

"Kami menolak opsi restrukturisasi yang ditawarkan. Karena tidak mengutamakan azas keadilan dan win win solution. Semua opsi restrukturisasi yang ditawarkan sangat memberatkan nasabah," katanya, dalam konferensi pers secara virtual, Senin (14/12/2020).

Para pemegang polis berharap ada solusi dan penyelamatan yang benar-benar menguntungkan bagi kedua pihak. Salah satunya dengan melihatkan bank penjual melalui penjualan tanpa bungan dengan jaminan polis Jiwasraya.

Baca Juga: Kini Utang Jiwasraya Tembus Rp54,4 Triliun

Menurut Roganda, skema restrukturisasi polis yang ditawarkan tidak dijelaskan secara gamblang kepada para pemegang polis. Dia berujar, rancangan skema ini tidak pernah didiskusikan bersama nasabah. Sehingga, nasabah hanya disodori hasil akhir dari skema yang dinilai tidak adil.

"Nasabah hanya disodorkan hasil akhir yang tidak ada satupun opsi yang adil bagi kami. Narasi komunikasi Jiwasraya dengan nasabah tidak persuasif bahkan intimidatif," ucapnya.

Sebelumnya Tim Koordinasi Percepatan Restrukturisasi Jiwasraya mengumumkan skema restrukturisasi polis pada Jumat, 11 Desember 2020. Setidaknya terdapat tiga opsi pembayaran klaim bagi nasabah saving plan.

Pertama, sebagai alternatif utama adalah pembayaran nilai tunai secara penuh atau 100% dengan dicicil selama 15 tahun tanpa bunga. Dalam opsi ini, nasabah pun mendapatkan asuransi kecelakaan dengan manfaat yang mengacu ke saldo awal polis saving plan.

Kedua, pembayaran klaim dengan tempo cicilan yang lebih cepat, yakni 5 tahun tanpa bunga. Namun, pembayaran dilakukan sebesar kurang lebih 71% atau terdapat haircut sekitar 29% dari nilai tunai. Jika nasabah memilih opsi ini, nasabah akan mendapatkan asuransi kecelakaan.

Terakhir, cicilan klaim selama 5 tahun dengan terdapat pembayaran di muka sebesar 10% oleh IFG Life dan adanya asuransi kecelakaan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini