Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menkeu Ingatkan Jangan Sampai Injak Rem Lagi, Kenapa?

Rina Anggraeni , Jurnalis-Selasa, 15 Desember 2020 |18:24 WIB
Menkeu Ingatkan Jangan Sampai Injak Rem Lagi, Kenapa?
Sri Mulyani (Foto: Instagram/@smindrawati)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani tidak ingin pemerintah menginjak rem darurat pada akhir tahun. Untuk itu, dirinya mengingatkan akan bahaya penyebaran Covid-19 pada akhir tahun.

Saat ini semua negara seperti Tokyo, Jepang dan Korea Selatan saat ini juga tengah mempersiapkan langkah-langkah untuk penanggulangan terjadinya kemungkinan gelombang kedua Covid-19.

“Jadi untuk Indonesia kita juga perlu mewaspadai. Pada akhir tahun ini kegiatan-kegiatan masyarakat meningkat akibat adanya liburan panjang. Kemarin kita punya pilkada, dan kita harus betul-betul menjaga agar jangan sampai rem harus diinjak hanya karena covid-19 mengalami eskalasi yang meningkat secara pesat,” kata Sri Mulyani dalam video virtual yang dikutip Selasa (15/12/2020).

Baca Juga: Sri Mulyani Waspadai Kegiatan Akhir Tahun, Ada Apa? 

Menurutnya, jika dilihat kegiatan ekonomi yang mulai pulih ditujukan dan dikombinasikan penanganan Covid-19. Oleh karena itu penanganan covid-19 dan perekonomian tidak bisa dipisahkan dan harus jadi satu kesatuan.

"Kedua-duanya saling beri dukungan bukan melemahkan," katanya.

Dia menambahkan, beberapa negara besar juga mulai mempersiapkan kemungkinan terburuk dari situasi krisis kesehatan ini akibat Covid-19.

"Di Amerika Serikat, di Eropa, bahkan Jerman, sekarang sudah mempertimbangkan akan terjadinya restriksi yang sangat ketat. Prancis mengalami hal yang sama,” imbuhnya.

Pemerintah terus akan melakukan langkah-langkah dan dukungan APBN untuk kesehatan, baik dari pengadaan APD maupun upgrade dari rumah sakit serta untuk penanganan tenaga kesehatan maupun untuk mereka yang sekarang harus dirawat akibat covid-19.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement