Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gubernur BI Ramal Ekonomi RI 2020 Minus 2%

Rina Anggraeni , Jurnalis-Kamis, 17 Desember 2020 |14:23 WIB
Gubernur BI Ramal Ekonomi RI 2020 Minus 2%
Gubernur BI (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan minus 1% hingga minus 2% pada 2020. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, meskipun mengalami minus, namun tren positif ekonomi Indonesia masih tumbuh.

"Akan mulai positif triwulan keempat 2020 dan akan di kisaran minus 1% hingga 2% pada keseluruhan tahun 2020," kata Perry dalam acara RDG, Kamis (17/12/2020).

Baca Juga: Bank Dunia Revisi Ekonomi Indonesia Minus 2,2% di 2020 

Kata dia, pada tahun 2021 ekonomi Indonesia akan kembali pulih. Adapun, pertumbuhan ekonomi Indonesia berada dikisaran 4,8% hingga 5%. Untuk itu BI dan Pemerintah akan menjaga pemulihan ekonomi Indonesia.

"Untuk pertumbuhan ekonomi akan meningkat tinggi pada kisaran 4,8-5% di tahin 2021. BI akan memperkuat koordinasi dalam menerapkah langkah-langkah kebijakan dalam pemulihan ekonomi," katanya.

 

Lalu, neraca pembayaran Indonesia akan baik dan mendukung ketahanan eksternal. Adapun aliran modal asing akan terus mengalir dalam menjaga ketahanan eksternal.

"Kita memperkuat fundamental dan ketersediaan pasar," tandasnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement