7 Tips Menjual Properti dengan Harga Tinggi

Reza Andrafirdaus, Jurnalis · Jum'at 18 Desember 2020 05:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 17 470 2329287 7-tips-menjual-properti-dengan-harga-tinggi-S97WIjMQ7q.jpeg Foto Rumah: Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA – Bisnis properti bisa dibilang menjadi salah satu bisnis yang menggiurkan. Keuntungan yang besar bisa didapatkan dari usaha tersebut. Dengan pemahaman dan perencanaan yang pas, keuntungan berlipat akan diterima.

Pemahaman yang perlu dimiliki dalam bisnis properti seperti nilai jual tanah, mencari relasi, dan risiko yang akan dihadapi. Ketika telah menguasai tiga tersebut, bisnis properti siap dijalankan.

Dikutip dari buku 77 Rahasia Cepat Untung Bisnis Properti oleh Hermawan Wijaya, Jakarta, Jumat (18/12/2020), menjual properti dengan harga tinggi tentunya ingin dilakukan. Menjual properti dengan harga tinggi tidak sembarangan dalam melakukannya. Terdapat beberapa cara yang harus diperhatikan dan diterapkan dengan baik.

Baca Juga: 7 Tips Cerdas Bikin Ruang Keluarga yang Mungil Terasa Lebih Lega

Berikut ini telah Okezone rangkum 7 tips menjual properti dengan harga yang tinggi.

1. Perencanaan Pemasaran

Rencana pemasaran yang baik akan mencantumkan target waktu pencapaian penjualan atau transaksi bagi masing-masing prospek dan teknis pelaksanaan secara realistik. Dengan rencana yang teratur, klien akan aman dalam mengetahui berbagai perkembangan yang sudah dicapai.

Kemudian, rencana pemasaran juga bisa dilakukan dengan memasang iklan di situs internet, memasang papan pengumuman di depan rumah, hingga mengadakan open house.

2. Mencari Perusahaan Perantara Properti

Untuk pengusaha properti pemula, tidak ada salahnya meminta bantuan dari sebuah perusahaan properti. Pastikan perusahaan yang dipilih memiliki reputasi yang baik dan profesional dalam bidangnya.

Pastikan perusahaan atau agen yang dipilih mampu memberikan akomodasi optimal, harga jual yang cocok bagi rumah, dan seluk beluk potongannya tidak membuat harga rumah tidak terlalu tinggi jauh dari pasaran.

Baca Juga: Penting, Ini 5 Cara Buat Kasur Selalu Bersih dan Nyaman Selama Pandemi

3. Survei Harga Jual Properti dan Tentukan Harga

Survei harga jual properti dilakukan dengan menganalisis beberapa aspek yang nantinya bisa digunakan sebagai acuan penentuan harga jual. Kemudian, pastikan kondisi properti, seperti rumah dalam kondisi yang baik dan surat kepemilikan hak milik.

Selain itu, cara menentukan harga bisa juga diperhatikan dari letak rumah yang strategis. Lokasi yang strategis akan menaikkan harga jual menjadi tinggi.

4. Menyiapkan Properti Penjualan

Persiapan properti yang akan dijual dilakukan dengan mengondisikan properti yang akan dijual. Persiapan ini bertujuan untuk membuat properti dalam keadaan rapi, terawat, dan bersih.

5. Buat Acara Open House di Rumah

Buatlah open house sederhana dengan mengundang beberapa orang ke rumah yang akan dijual. Cara ini bisa digunakan untuk mencari relasi agar proses penjualan berjalan cepat.

6. Mawas Diri dari Pembeli Palsu

Penjualan properti kemungkinan juga bisa mendatangkan hal negatif. Banyak modus yang dilakukan penipu yang berpura-pura menjadi pembeli.

Antisipasi yang bisa dilakukan dari kejadian tersebut dengan cara menjaga barang-barang berharga ketika ada pembeli yang ingin datang melihat kondisi rumah. Dampingi mereka ketika sedang mengecek kondisi rumah.

7. Memberi Persetujuan Harga dan Closing

Beri kesempatan pembeli untuk mencari informasi yang berkaitan dengan rumah. Saat pembeli telah memberikan persetujuan harga, pastikan transaksi yang akan dilakukan sesuai dengan keputusan bersama.

Setelah transaksi, siapkan dokumen penting yang diperlukan beserta notaris yang terpercaya untuk membuat akta jual beli.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini