JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis pada pembukaan perdagangan pagi ini. Tercatat, IHSG naik 0,99 poin atau 0,02% ke 6.114.
Melihat hal ini, CEO AMTA Angelo Michel mengatakan penguatan IHSG masih belum berakhir. Hal ini dikarenakan pasar global juga mengalami trend penguatan.
Baca juga: IHSG Dibuka Menguat Tipis ke 6.114 Jelang Akhir Pekan
"Pasar modal belum selesai penguatannya dan uptrendnya masih menguat karena di faktor oleh pasar global," kata Angelo dalam Market Opening IDX Channel di Jakarta, Jumat (17/12/2020).
Meskipun nanti ada koreksi itu wajar. Hal ini terjadi agar IHSG bisa menembus level 6.225 hingga akhir tahun.
Baca juga: Cermati Saham Indofood hingga BRI, Ada Apa?
"Koreksi malah bikin senang. Menarik dibeli, karena akan menguat pada akhir tahun dan uptrendnya 6.225," katanya.
Sebagai informasi, indeks-indeks utama Wall Street mencapai rekor tertinggi baru pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena para investor semakin lebih optimistis tentang RUU stimulus virus corona, membantu pasar melihat masa lalu tanda-tanda tekanan ekonomi yang disebabkan oleh pandemi COVID-19.
Indeks Dow Jones Industrial Average terangkat 148,83 poin atau 0,49% menjadi ditutup di 30.303,37 poin. Indeks S&P 500 naik 21,31 poin atau 0,58%, menjadi berakhir di 3.722,48 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup meningkat melonjak 106,56 poin atau 0,84% menjadi 12.764,75 poin. Ketiga indeks utama mencatat rekor penutupan.
Sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan real estat dan material masing-masing terdongkrak 1,21% dan 1,18% melampaui sektor lainnya. Namun, sektor energi dan layanan komunikasi mengalami kesulitan.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.