Menurut Ziva, biasanya perusahaan migas maupun pertambangan secara rutin melakukan penerbangan Natal (Christmas Flight). Penerbangan natal ini bisa diperuntukan kepada para pegawainya yang mudik ataupun untuk liburan menuju Bali
"Khususnya perusahaan yang mengontrak maskapai seperti misalnya oil dan gas atau pertambangan setiap akhir tahun itu ada yang namanya christmas flight. Nah christmas flight bisa saja berupa mudik bagi karyawan ekspatriat atau juga penerbangan-penerbangan liburan ke pulau Bali ini," jelasnya.
Ditambah lagi, Bali sangat berharap pada libur akhir tahun ini untuk kembali minimal memulihkan sedikit efek dari pandemi yang sudah berlangsung sejak awal 2020. Namun sayangnya kenyataan yang terjadi di lapangan kasus pandemi masih belum berakhir.
"Dengan menurunya volume penerbangan akibat pandemi Covid-19, pulau bali sangat mengandalkan musim liburan akhir tahun. Namun kita harus hadapi kenyataan juga virus ini masih belum teratasi. Kita menghadapi realita bahwa untuk liburan ini pun saya kira 50% dari volume yang dipenuhi dari tahun lalu, di Desember 2019 itu akan sangat jauh sekali di bawahnya," jelas Ziva
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.