Mendag M Lutfi Dititipkan 3 Pesan oleh Jokowi

Ferdi Rantung, Jurnalis · Rabu 23 Desember 2020 14:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 23 320 2332798 mendag-m-lutfi-dititipkan-3-pesan-oleh-jokowi-fbcDclD77j.jpg Presiden Jokowi Reshuffle Menteri Kabinet. (Foto: Okezone.com/BPMI)

JAKARTA - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengungkapkan pesan yang disampaikan Presiden Joko Widodo kepada dirinya. Setidaknya ada tiga pesan yang harus dilakukan saat memimpin Kementerian Perdagangan.

"Jadi waktu kemarin dipanggil, Pak Jokowi pesan tiga hal, adalah menjaga kestabilan harga terutama inflasi," katanya di Kantor Pusat Kemendag, Rabu (23/12/2020).

Baca Juga: Sertijab, Mendag M Lutfi Terima Banyak Pesan dari Agus Suparmanto

Selain itu, lanjut Lutfi, pesan kedua adalah membantu Usaha mikro kecil menengah (UMKM). Dengan memperbaiki pasaa-pasar ekspor.

"Kedua beliau titip pesan bahwa mesti dibantu UMKM. Ekspor diperbaiki strukturnya kalau kalau perlu panggil konsultan dari balai latihan ekspor." Jelasnya

Terakhir, Presiden meminta agar dapat menembus pasar untradisional. Dengan melakukan berbagai perundingan.

Baca Juga: Cerita Mendag M Lutfi Ditelepon Jokowi Sebelum Terbang ke AS

Dia menilai, banyak peluang menegosiasikan pasar untradisional, seperti negara Afrika dan South America. Hal inilah yang akan dipelajari sesuai arahan dari Presiden.

"Ketiga gimana menembus pasar-pasar untradisional dengan cara perundingan komprehensif partnership agreement. Tahun ini kita sudah mendapatkan tanda tangan beberapa yang penting,"tandasnya

Sementara itu, Lutfi menceritakan awal dirinya mendapat tugas baru dari Presiden. Sebelumnya Lutfi menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (AS).

Baca Juga: Lutfi Gantikan Agus Suparmanto, Kini Rumah Dinas Mendag Sepi

"Saya sebagai dubes sedang melaksanakan tugas kembali ke Jakarta dan sempat melaporkan ke Presiden pada Kamis dan sudah pamit. Di telepon untuk menuda keberangkatan pada hari Jumat dan diinfo Pak Presiden akan beri kepercayaan untuk memimpin Kementeria Perdagangan dan hari Selasa dipanggil ke Istana," ujarnya, Rabu (23/12/2020).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini