Sertijab, Mendag M Lutfi Terima Banyak Pesan dari Agus Suparmanto

Ferdi Rantung, Jurnalis · Rabu 23 Desember 2020 13:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 23 320 2332769 sertijab-mendag-m-lutfi-terima-banyak-pesan-dari-agus-suparmanto-vkoyD6MQm2.png Sertijab Mendag dari Agus Suparmanto ke Muhammad Lutfi. (Foto: Okezone.com/Ferdi)

JAKARTA - Muhammad Lutfi resmi menjadi Menteri Perdagangan. Dirinya langsung melakukan serah terima jabatan dengan Agus Suparmanto yang digelar secara tertutup.

Saat ditemui usai melakukan serah terima jabatan, Lutfi mengaku banyak menerima pesan dari Agus. Selain itu, dirinya juga memuji Wamendag Jerry Sambuaga.

Baca Juga: Cerita Mendag M Lutfi Ditelepon Jokowi Sebelum Terbang ke AS

"Pesannya banyak ya. Dan Terus terang saja Pak Wamen kita berprestasi menyelesaikan beberapa perjanjian dagang internasional seperti kemarin Korea Selatan dan Australia. Ini adalah perjanjian penting Indonesia ini sedang transformasi dari penjual barang mentah dan setengah jadi menjadi barang industri," katanya di Kantor Pusat Kemendag, Rabu (23/12/2020).

Namun, sayang Lutfi tidak membeberkan pesan dari Agus tersebut. Dia menyampaikan bahwa pihaknya ingin melihat Australian Economic partnership Agreement bisa jadi spring board mobil-mobil otomotif Indonesia untuk membanjiri pasar Australia.

Baca Juga: Lutfi Gantikan Agus Suparmanto, Kini Rumah Dinas Mendag Sepi

"Inilah yang kita akan lihat di beberapa waktu mendatang."jelasnya

Sekedar informasi, Lutfi diangkat menjadi Menteri Perdagangan bukan untuk pertama kalinya. Sebelumnya, Dirinya pernah menjadi Menteri Perdagangan di era Susilo Bambang Yudhoyono, sejak 14 Februari hingga 20 Oktober 2014.

Lutfi pun menceritakan awal dirinya mendapat tugas baru dari Presiden. Sebelumnya Lutfi menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (AS).

Baca Juga: Lutfi Gantikan Agus Suparmanto, Kini Rumah Dinas Mendag Sepi

"Saya sebagai dubes sedang melaksanakan tugas kembali ke Jakarta dan sempat melaporkan ke Presiden pada Kamis dan sudah pamit. Di telepon untuk menuda keberangkatan pada hari Jumat dan diinfo Pak Presiden akan beri kepercayaan untuk memimpin Kementeria Perdagangan dan hari Selasa dipanggil ke Istana," ujarnya

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini