Sertifikasi Pesawat N219 Nurtanio, Menhub: Ini Sejarah

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Senin 28 Desember 2020 11:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 28 320 2334850 sertifikasi-pesawat-n219-nurtanio-menhub-ini-sejarah-okgz4JeHSH.jpg Pesawat N219. (Foto: Okezone.com/Sindonews)

JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyebut pemberian Sertifikat Tipe kepada Pesawat N219 Nurtanio sebagai sejarah baru bagi anak bangsa. Penyerahan sertifikat tersebut menjadi motor penggerak bagi pembangunan produk penerbangan di Indonesia

"Ini merupakan suatu sejarah anak bangsa mampu melaksanakan pembangunan suatu produk yang membanggakan dan bisa jadi motor pembangunan produk kedirgantaraan di Indonesia," ujar Budi dalam acara penyerahan sertifikasi kepada Pesawat N219 Nurtanio yang digelar secara virtual, Jakarta, Senin (28/12/2020).

Baca Juga: Karya Anak Bangsa, Pesawat N219 Nurtanio Telah Tuntas dan Siap Diuji

Dalam kesempatan itu, dia mengutarakan, upaya pembangunan Pesawat N219 Nurtanio yang dilakukan oleh almarhum BJ. Habibie bukanlah hal mudah. Karena itu, dalam momentum penyerahan sertifikat dan kerja sama antara Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) dan PT Dirgantara Indonesia (Persero) harus terus dilakukan. Kementerian Perhubungan sendiri akan mendukung semua program kedua yang nantinya dilakukan pada 2021 mendatang.

"Kita tahu upaya ini tidak mudah, tapi kerjasama LAPAN dan PT Dirgantara Indonesia, dan kami mendukung kegiatan tersebut. Kita tahu bahwa, kita di masa N250 beberapa tahun yang lalu, bapak Presiden kita, Bapak BJ. Habibie, membuat satu pesawat yang membanggakan itu," katanya.

Baca Juga: Sertifikasi Pesawat N219 Bakal Keluar Akhir Tahun, 2021 Langsung Dijual

Karena itu, dia menyampaikan, rasa bangga dan berjanji akan melakukan suatu kerja sama yang baik dan memberikan dukungan positif kepada LAPAN Dirgantara Indonesia untuk segera melakukan pekerjaan lanjutan di tahun-tahun mendatang.

Pesawat N219 Nurtanio adalah nama yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada acara perayaan Hari Pahlawan 2017. Nurtanio diambil dari nama seorang Marsekal Muda Udara Nurtanio Pringgoadisuryo. Dia adalah perintis industri penerbangan Indonesia. Bersama Wiweko Soepono, Nurtanio membuat pesawat layang Zogling NWG pada 1947.

Pesawat N219 Nurtanio Prototipe I berhasil lulus menjalani uji terbang di Bandara Nusawiru, Pangandaran, selama 3 hari Selasa-Kamis (1-3/12/2020). Adapun Pesawat N219 Prototipe II baru menjalani uji terbang akhir pada Kamis-Sabtu (10--12/12/2020) di Bandung.

Sebelumnya, Pesawat N219 Prototipe I telah menjalani uji sampling, seperti stall speed determination, vibration and buffeting, one engine inoperative, in flight engine start, take-off and landing distance determination. Hal yang sama juga telah dijalani Pesawat N219 Prototipe II.

Penggunaan dua purwarupa Pesawat N219 adalah salah satu strategi cerdas untuk mengejar target mendapatkan Sertifikat Tipe pada akhir 2020.

Pesawat N219 yang dikembangkan Dirgantara Indonesia dan LAPAN ini dirancang mumpuni dalam menjangkau daerah dengan kondisi geografis berbukit-bukit dengan landasan pendek dan tidak dipersiapkan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini