Sri Mulyani: Keuangan Syariah Indonesia Mengesankan

Rina Anggraeni, Jurnalis · Selasa 29 Desember 2020 12:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 29 320 2335555 sri-mulyani-keuangan-syariah-indonesia-mengesankan-kCk8FOJJty.jpg Menteri Sri Mulyani (Foto: Okezone)

JAKARTA - Industri ekonomi syariah terus mengalami pertumbuhan yang cukup meningkat setiap tahunnya. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan selama tiga dasawarsa sejak berdiri Bank Syariah pertama di republik Indonesia 1922 cukup meningkat.

"Keuangan syariah berkembang cukup mengesankan," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Selasa (29/12/2020).

Lanjutnya,sampai dengan September 2020 total aset syariah keuangan mencapai Rp1.710, 6 trilun atau USD111, 46 dengan market share 9,6%.

Rinciannya, aset keuangan syariah tersebut dari perbankan syariah sebesar Rp575,8 triliun. Lalu, industri keuangan bukan bank syariah Rp111,44 triliun dan pasar modal syariah Rp1.202,27 triliun

"Ini yang cukup menarik aset perbankan syariah meningkat," katanya.

Lalu, kinerja perbankan syariah stabil dan tumbuh tinggi dibandingkan bank konvesional. Tercatat, aset perbankan syariah naik 10,97% dibandingkann perbankan konvesional 7,7%. Artinya pertumbuhan aset perbankan syariah lebih tinggi. Demikan dana pihak ketiga (DPK) dari keuangan syariah mencapai 11,56%. Sedikit naik dibandingkan DPK konvesional 11,4%.

"Artinya bahwa industri perbankan syariah posisinya stabil dan memilih loyalitas ekosistemnya," jelasnya.

Baca Juga: Sri Mulyani: Perbankan Syariah Lebih Kuat dari Konvensional

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini