Menhub Buka-bukaan Alasan LRT hingga MRT Dibangun

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Selasa 29 Desember 2020 14:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 29 320 2335672 menhub-buka-bukaan-alasan-lrt-hingga-mrt-dibangun-RZsoV62bCL.jpg Menhub Budi Karya Sumadi (Foto: Okezone/BKIP)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menargetkan akan membangun transportasi perkotaan dengan konsep antar moda di sejumlah kota besar di Indonesia. Pembangunan itu seiring dengan keinginan pemerintah untuk menekan pengguna kendaraan pribadi.

Transportasi yang akan dibangun adalah Mass Rapid Transit (MRT), Light Rail Transit (LRT), hingga Kereta Rel Listrik.

Bahkan, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menginginkan, per harinya ada jutaan masyarakat yang menggunakan layanan transportasi umum. Karena itu, dia menargetkan pada tahun-tahun mendatang transportasi seperti MRT dan LRT dapat melayani sekitar 2-3 juta penumpang per harinya.

"Kalau sekarang KRL sudah melayani 1 juta penumpang, maka yang akan datang LRT, MRT, dan KRL dapat melayani penumpang 2 hingga 3 juta penumpang," ujar Budi dalam Webinar, Selasa (29/12/2020).

Dia mengutarakan, pemerintah akan memasifkan pengguna MRT, LRT, dan KRL dengan menggunakan pendekatan integrasi antar moda. Masifikasi itu tidak saja dilakukan di Jakarta yang telah memiliki ketiga jenis transportasi massa tersebut. Namun juga direalisasikan di sejumlah kota seperti Surabaya, Bandung, hingga Medan dengan menggenjot pembangunannya.

"Antar moda ini bukan saja ada di Jakarta, tapi juga di Surabaya, di bandung, dan kota besar lainnya. Sehingga masyarakat kita arahkan ke angkutan massa, kita harapkan kota-kota besar di Indonesia bisa ketemu," kata dia.

Budi sebelumnya memaparkan sejumlah capaian yang berhasil diraih oleh Kementerian Perhubungan di sepanjang tahun 2020 ini. Sejumlah capaian itu seperti aspek pembangunan untuk melayani masyarakat dan memastikan segala moda transportasi dapat berjalan dengan baik.

Di mana capaian itu dilihat dari penyerapannya anggaran Kementerian Perhubungan yang mencapai sudah 95%. "Insha Allah Kemenhub akan mencapai penyerapan anggaran lebih dari 95," ujar dia dalam telekonferensi.

Baca Juga: Macet Puncak Bogor seperti Gunung Es, Menhub: Banyak Masalah yang Harus Dibereskan

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini