Daftar 7 Perusahaan Teknologi AS yang Moncer Sepanjang 2020

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 01 Januari 2021 09:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 01 278 2337210 daftar-7-perusahaan-teknologi-as-yang-moncer-sepanjang-2020-7qmqUyNrsH.jpeg Saham Perusahaan Teknologi Kian Moncer Sepanjang 2020. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Tujuh perusahaan asal Amerika Serikat yang bergerak di sektor teknologi berhasil menuntaskan 2020 dengan memperoleh keuntungan yang besar. Ketujuh perusahaan itu, Apple, Microsoft, Amazon, Alphabet, Facebook, Tesla, dan Nvidia. Perusahaan ini mendapatkan nilai tambah sebesar USD3,4 triliun.

Total kapitalisasi pasar dari gabungan ketujuh perusahaan itu mencapai USD3,4 triliun pada tahun 2020. Mereka berhasil melewati krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Hal ini lantaran wabah tersebut membuat banyak orang lebih memanfaatkan teknologi karena adanya pembatasan sosial.

Baca Juga: Wall Street Sepanjang 2020 Sembuh dari Covid-19, Dow Jones dan S&P Pecah Rekor

Saham Tesla sebagai contohnya, yakni naik sembilan kali lipat jika dibandingkan tahun lalu. Awalnya tahun 2020, saham pembuat mobil listrik itu hanya USD76 miliar pada awal tahun menjadi USD669 miliar pada penutupan perdagangan Kamis 31 Desember 2020.

Meskipun penutupan pabrik awal karena pandemi, Tesla bangkit kembali untuk mengirimkan rekor jumlah kendaraan pada kuartal ketiga. Bulan ini, Tesla menjadi tambahan terbesar yang pernah ada untuk S&P 500, bergabung dengan indeks dengan bobot kelima terbesar setelah menghasilkan lima kuartal berturut-turut yang menguntungkan.

Baca Juga: Intip Pergerakan IHSG saat Reshuffle Kabinet

Sementara itu, pembuat chip Nvidia memiliki nilai lebih dari dua kali lipat pada tahun 2020, ditutup dengan kapitalisasi pasar USD323 miliar, menjadikannya perusahaan teknologi paling berharga ketujuh dan nomor 16 secara keseluruhan di AS. Prosesor grafis Nvidia untuk perangkat game telah terbang begitu cepat, bahwa perusahaan telah berhasil untuk memenuhi permintaan.

Chip Nvidia juga mendapatkan daya tarik di pusat data, di mana beban kerja yang ditingkatkan membutuhkan kecepatan yang lebih tinggi. Pada bulan September, Nvidia sepakat membeli pembuat chip seluler Arm Holdings dari SoftBank seharga USD40 miliar, kesepakatan terbesar kedua yang diumumkan oleh perusahaan teknologi AS tahun ini. Namun, regulator China masih bisa memblokirnya.

Sejauh ini, peningkatan kapitalisasi pasar terbesar terjadi pada Apple, yang melonjak hampir USD1 triliun, berkat sahamnya yang naik 81%. Amazon, yang diuntungkan dari pertumbuhan bisnis konsumen dan komputasi awannya, naik USD710 miliar. Microsoft memperoleh USD480 miliar, sementara Alphabet memperoleh USD268 miliar dan Facebook USD193 miliar.

Keuntungan yang diperoleh jelas tercermin dalam jajaran orang terkaya. Jeff Bezos dari Amazon adalah orang terkaya di dunia, diikuti oleh Elon Musk dari Tesla dan salah satu pendiri Microsoft, Bill Gates. CEO Facebook Mark Zuckerberg berada di urutan kelima. Juga di 10 besar adalah pendiri Google Larry Page dan Sergey Brin dan mantan CEO Microsoft Steve Ballmer.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini