Fernandes memelopori perjalanan berbiaya rendah di Asia setelah terkenal membeli maskapai penerbangannya pada tahun 2001 hanya dengan 1 ringgit Malaysia, atau USD0,26.
Mantan eksekutif musik ini mengubah perjalanan udara Asia-Pasifik dengan memperkenalkan konsep maskapai penerbangan tanpa embel-embel dan mendorong negara-negara untuk membebaskan pasar maskapai penerbangan mereka.
AirAsia memperkirakan separuh penumpangnya adalah penerbang pertama kali. Tahun ini, Fernandes telah meningkatkan modal dan merestrukturisasi grup AirAsia-nya agar perusahaan dapat fokus pada pemulihan di pasar utama Asia Tenggara.
“Kami telah melepaskan orang yang tidak melakukan kesalahan apa pun. Itu sangat sulit. Peran nomor satu saya sekarang adalah melindungi pekerjaan sebanyak mungkin. AirAsia kehilangan USD238 juta pada kuartal kedua, dan harga sahamnya telah turun 47% pada tahun 2020,” kata Fernandes.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.