Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Bebani Masyarakat Miskin

Michelle Natalia, Jurnalis · Jum'at 01 Januari 2021 18:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 01 320 2337424 kenaikan-iuran-bpjs-kesehatan-bebani-masyarakat-miskin-XZgW0pAzB0.jpg Rupiah (Okezone)

JAKARTA - Kenaikan iuran BPJS Kesehatan dinilai tidak tepat dilakukan. Hal ini akan membebani masyarakat miskin.

Sebagai informasi BPJS Kesehatan berencana akan menerapkan tarif baru pada hari ini. Salah satu kebijakan harga yang diubah, yaitu untuk peserta yang terdaftar sebagai BPJS Kesehatan kelas 3.

 Baca juga: Daftar Lengkap Tarif Baru Iuran BPJS Kesehatan per 1 Januari 2021

"Kenaikan ini memang dibutuhkan untuk menutup defisit yg dialami BPJS kesehatan. Tapi saat ini tidak tepat karena ditengah pandemi yg berdampak sangat significant terhadap income Masyarakat khususnya Masyarakat kelompok bawah," kata Ekonom Core Piter Abdullah saat dihubungi MNC Portal, Jakarta, Jumat (1/1/2021)

Lanjutnya, seharusnya defisit yg dialami BPJS kesehatan bisa ditutup oleh pemerintah dan upaya lainnya, seperti peningkatan kedisiplinan Masyarakat membayar iuran.

 Baca juga: BPK Geleng-Geleng, Banyak Masalah di BPJS Kesehatan

"Ini bisa melakuka perbaikan efisiensi pelayanan kesehatan oleh rumah sakit," bebernya.

Senada yang sama, Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati menilai, seharusnya pemerintah tidak menaikkan tarif iuran BPJS Kesehatan Kelas III di tengah pelemahan daya beli masyarakat.

Padahal masalahnya terletak pada tata kelola dana yang dihimpun asuransi kesehatan plat merah tersebut.

"Kenapa sampai kemarin terjadi masalah defisit di BPJS Kesehatankarena tingkat tata kelola yang bermasalah," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini