Stimulus Fiskal versi Joe Biden Bakal Untungkan Rupiah

Michelle Natalia, Jurnalis · Minggu 03 Januari 2021 19:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 03 320 2337982 stimulus-fiskal-versi-joe-biden-bakal-untungkan-rupiah-cizffwYigd.jpg Rupiah (Shutterstock)

JAKARTA - Presiden terpilih AS Joe Biden diperkirakan mendorong lebih banyak tindakan untuk mendukung ekonomi Amerika setelah dilantik pada tanggal 20 Januari 2021.

Direktur Investasama Hans Kwee mengatakan Biden sangat mungkin mendorong stimulus fiskal yang lebih besar untuk memulihkan ekonomi Amerika akibat dampak Pandemi Covid 19 yang terjadi.

 Baca juga: Rupiah Tekan Dolar ke Level Rp14.130/USD

Ini menjadi katalis pelemahan USD terhadap mata uang Negara lain karena dengan jumlah stimulus fiskal USA yang lebih besar akan menurunkan demand terhadap greenback.

"Stimulus dan perkiraan pelemahan nilai tukar USD menjadi sentimen positif bagi pasar keuangan Indonesia," kata Hans Kwee di Jakarta, Minggu (3/1/2021).

 Baca juga: Rupiah Perkasa di Level Rp14.145/USD

Lanjutnya, pengumuman kesepakatan perdagangan Brexit antara Inggris dan UE. Kesepakatan tersebut terjadi ketika pasar ditutup pada 24 Desember. Dari 27 duta besar dari negara anggota UE, secara resmi menyetujui kesepakatan tersebut.

"Anggota parlemen Inggris menyetujui kesepakatan perdagangan Brexit sebelum batas waktu 31 Desember," katanya.

Meskipun perjanjian tersebut menghindari Inggris keluar tanpa kesepakatan yang berpotensi menimbulkan kacau ekonomi, namun perjanjian tersebut tidak mencakup sektor jasa yang merupakan 80% dari perekonomian Inggris.

Fakta yang ada adalah kesepakatan tersebut tidak memberikan kerangka kerja untuk layanan keuangan dan masalah kemerdekaan Skotlandia.

"Kesepakatan tersebut masih sangat jauh dari sempurna untuk menghindarkan masalah bagi Ekonomi Inggris di masa yang akan datang," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini