JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Januari 2021 diprediski akan mengalami apresiasi. Hal tersebut dikarenakan jika dilihat berdasarkan sentimen sentimen yang bisa dihubungkan, bulan Januari merupakan momen yang tepat untuk penyambutan recovery perekonomian domestik kususnya dan ekonomi global pada umumnya.
"Di sisi lain berbagi sentimen lainnya hal ini juga didukung oleh vaksinasi masal yang dilakukan Indonesia. Itu menurut saya sentimen positif. Belum lagi sentimen tambahan lainnya yakni implementasi adanya omnibuslaw," kata Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji dalam market Opening IDX Channel, Jakarta, Senin (4/1/2021).
Baca Juga: Target IHSG 2021 Tembus Level 7.000
Dia melanjutkan, saat ini kinerja manufaktur di indonesia sangat ekspansif. "Nah ekspansi ini bisa mendorong peningkatan lapangan kerja baru sehingga diharapkan mampu menunjang recovery ekonomi domestik," jelas dia.

Yang patut disyukuri menurut Nafan yakni pergerakan IHSG tidak mengalami tekanan yang cukup masif. Sehingga sebenarnya memungkinan IHSG untuk bisa terus bergerak dan mengalami sentimen positif pada Januari ini.
Namun yang dapat membuat sentimen negatif IHSG adalah bergeraknya kasus penambahan covid 19. "Adanya perpanjangan PSBB Jakarta sampai 17 Januari juga bisa menghambat sentimen kinerja IHSG makanya kita berharap distribusi vaksin di Indonesia bisa berjalan dengan lancar," ujar Nafan.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.