MRT Targetkan 65.000 Penumpang per Hari pada 2021, Bisa?

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 05 Januari 2021 15:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 05 320 2339229 mrt-targetkan-65-000-penumpang-per-hari-pada-2021-bisa-7bqhTL3RjE.jpg MRT (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Mass Rapid Transit atau Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta menargetkan bisa mencapai rata-rata 65.000 penumpang per hari di tahun 2021. Angka ini meningkat 138% dibandingkan realisasi pada tahun lalu yang hanya sekitar 27.281 penumpang per hari.

Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar mengatakan, target ini menjadi tantangan tersendiri bagi perseroan. Oleh karena itu, untuk bisa mencapai target tersebut, pihaknya akan fokus menyediakan transportasi umum yang aman, nyaman dan sehat.

"Target ridership kita adalah 65.000 penumpang. Dan kita akan coba menangkap lagi dari 27.000 ke 65.000 penumpang," ujarnya dalam acara forum jurnalis MRT secara virtual, Selasa (5/1/2021).

Baca Juga: Jepang Bakal Suntik MRT Rp10 Triliun, untuk Apa?

 

Menurut William, pada 2020 pihaknya menjalani tahun yang cukup berat. Mengingat, rata-rata penumpang per hari dari kereta MRT Jakarta tidak mencapai target yang sudah ditetapkan.

Adapun target rata-rata harian penumpang MRT Jakarta pada tahun lalu adalah sebesar 100.000 penumpang per hari. Namun dalam realisasinya, rata-rata hanya 27.281 penumpang saja per harinya.

Oleh karena itu, pada 2021 ini target jumlah penumpang tidak terlalu tinggi mengingat pandemi juga masih belum berakhir sepenuhnya. Meskipun begitu, William optimistis dapat mencapai target tersebut dengan dukungan penerapan protokol kesehatan yang disiplin serta sosialisasi kepada masyarakat yang kian efektif.

"Kami butuh dukungan media untuk mensosialisasikan bahwa MRT dan transportasi publik lain itu aman, sehat, dan dapat memastikan lingkungan juga sehat," ucap William.

William menambahkan, sebenarnya pada awal 2020 jumlah penumpang cukup bagus mencapai 88.000 per harinya. Namun kemudian pada Maret 2020, mendadak turun drastis efek adanya pandemi covid-19.

"Kami mengalami penurunan jumlah penumpang pada 2020. Dua bulan pertama kami pertahankan target 88.000 penumpang per hari, tetapi kemudian Maret menurun bahkan setelah itu turun sekali. Angka tahun ini, capaian rata-rata 27.281 penumpang per hari," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini