Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Garuda Indonesia Sepakati Restrukturisasi Utang AP 1, AP 2, dan Pertamina

Suparjo Ramalan , Jurnalis-Rabu, 06 Januari 2021 |14:39 WIB
   Garuda Indonesia Sepakati Restrukturisasi Utang AP 1, AP 2, dan Pertamina
Garuda (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk telah menyepakati penyelesaian proses restrukturisasi kewajiban (utang usaha) terhadap PT Angkasa Pura 1 (Persero), PT Angkasa Pura 2 (Persero) dan PT Pertamina (Persero). Hal itu sebagai bagian dari komitmen sinergitas BUMN dalam mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional (PEN), khususnya melalui dukungan terhadap akselerasi kinerja Garuda Indonesia sebagai national flag carrier.

Penyelesaian proses restrukturisasi tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerjasama restrukturisasi antara Garuda Indonesia bersama dengan AP1, AP2, dan Pertamina dengan kesepakatan relaksasi pembayaran kewajiban Garuda Indonesia.

Di mana, dilakukan melalui perpanjangan waktu pembayaran kewajiban biaya operasional terhadap AP 1, AP 2 dan Pertamina selama 3 tahun dari total outstanding kewajiban perseroan yang tercatat hingga akhir Desember 2020 lalu terhadap ketiga entitas tersebut.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan, dirampungkannya proses restrukturisasi itu tidak terlepas dari peran serta Pemerintah melalui Kementerian BUMN dalam mendukung upaya akselerasi pemulihan kinerja perseroan.

Baca Juga: WNA Dilarang Masuk, Ini yang Bakal Dilakukan Garuda Indonesia 

Restrukturisasi tersebut tentunya diharapkan dapat menunjang upaya penyehatan kondisi finansial Garuda Indonesia khususnya melalui optimalisasi performa likuiditas Perseroan dengan adanya dukungan dari AP 1, AP2, dan Pertamina atas relaksasi periode waktu pembayaran kewajiban Perseroan.

"Kami turut menyampaikan apresiasi terhadap AP 1, AP 2 dan Pertamina atas komitmen sinergitas BUMN yang telah terjalin dengan solid, hingga dapat tercapainya kesepakatan restrukturisasi yang tentunya mempunyai arti yang sangat penting dan strategis dalam kaitan dengan proses recovery yang dilaksanakan oleh Garuda Indonesia secara keseluruhan; khususnya dalam memaksimalkan peran kami sebagai National Flag Carrier Indonesia guna menunjang geliat perekonomian dan pariwisata nasional," ujar Irfan dalam keterangan resminya, Rabu (6/1/2021).

Dia bilang, pihaknya optimistis terhadap sinergi ekosistem industri penerbangan yang dinilai mulai membaik. Ini akan menjadi fundamental dalam mendukung keberlangsungan usaha yang lebih optimal bagi masa depan bisnis Garuda Indonesia kedepannya.

Melalui restrukturisasi kewajiban Perseroan ini, juga diharaokan menjadi stimulus bagi Garuda Indonesia agar semakin bergerak dinamis dan memaksimalkan langkah upaya pemulihan kinerja. "Melalui berbagai langkah strategis dalam memperkuat fokus bisnis Perseroan secara berkelanjutan," kaya Irfan.

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement