WNA Dilarang Masuk, Ini yang Bakal Dilakukan Garuda Indonesia

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Selasa 29 Desember 2020 14:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 29 320 2335660 wna-dilarang-masuk-ini-yang-bakal-dilakukan-garuda-indonesia-0gPCgp7qXq.jpeg Waspada Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTAPT Garuda Indonesia (Persero) menyambut positif kebijakan larangan sementara masuknya Warga Negara Asing (WNA) ke Indonesia. Namun, hak penumpang tetap dikedepankan manajemen perseroan.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, kebijakan tersebut merupakan upaya pemerintah mencegah adanya penyebaran Covid-19 jenis baru di Tanah Air.

Baca Juga: Penerbangan Umrah Dibatalkan karena Arab Saudi Ditutup, Ini Kata Bos Garuda

"Kami percaya di tengah situasi yang penuh ketidakpastian ini, hak penumpang tentunya akan senantiasa menjadi prioritas utama yang terus kami ke depankan," ujarnya, Selasa (29/12/2020).

Saat ini maskapai penerbangan plat merah itu sudah menerapkan kebijakan fleksibilitas penyesuaian rencana perjalanan yang harapkan dapat memberikan keleluasaan bagi penumpang Garuda yang terdampak pelarangan masuk WNA ke Indonesia. Di mana, pihaknya dapat kembali merencanakan perjalanan dengan baik sesuai dengan perkembangan situasi pandemi yang terjadi saat ini.

Baca Juga: Ada Varian Baru Corona di Inggris, Arab Saudi Bakal Tangguhkan Penerbangan Internasional

Garuda Indonesia juga mengedepankan mandat sebagai national flag carrier bagi masyarakat Indonesia dengan memastikan kesiapan layanan penerbangan bagi kebutuhan penerbangan warga negara Indonesia yang akan kembali ke Tanah Air. Adapun saat ini manajemen terus berkoordinasi dengan otoritas terkait guna memastikan hal hal yang perlu diantisipasi terkait kebijakan operasional yang di jalan perusahaan.

Maskapai penerbangan plat merah itu juga berkomitmen untuk secara konsisten terus menerapkan protokol kesehatan secara optimal pada seluruh lini operasional penerbangan, antara lain melalui penerapan physical distancing, prosedur disinfeksi armada, hingga kewajiban penggunaan alat pelindung diri seperti masker bagi penumpang maupun awak pesawat.

"Guna meminimalisir potensi penularan virus Covid-19 demi menghadirkan layanan penerbangan yang aman dan nyaman," katanya

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini