Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IHSG Diprediksi Menguat, Ini 7 Rekomendasi Saham Hari Ini

Rina Anggraeni , Jurnalis-Jum'at, 08 Januari 2021 |07:07 WIB
IHSG Diprediksi Menguat, Ini 7 Rekomendasi Saham Hari Ini
IHSG (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada perdagangan akhir pekan ini. Sebelumnya, pada penutupan perdagangan kemarin sore, IHSG Ditutup naik 87,95 poin atau 1,4% ke 6.153,63 atau 6.154.

Berdasarkan indikator, MACD masih menunjukkan sinyal positif, meskipun telah menunjukkan pola dead cross. Sementara itu, Stochastic maupun RSI mulai bergerak ke atas menuju ke area overbought.

"Di sisi lain, terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi bullish. Continuation pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat," kaat Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama di Jakarta, Jumat (8/1/2021)

Baca Juga: IHSG Seharian Perkasa, Ditutup Naik 1,4% ke 6.154

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

1. ASII

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 5950 – 6100, dengan target harga secara bertahap di level 6325, 6525 dan 6800. Support: 5850.

2. ASRI

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat beberapa pola spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 250 – 254, dengan target harga secara bertahap di level 264, 286 dan 308. Support: 246 & 242.

3. ELSA

Pergerakan harga mulai mengalami breakout dan terlihat pola long white opening marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan. “Akumulasi Beli” pada area level 368 – 388, dengan target harga secara bertahap di level 422 dan 452. Support: 362 & 332.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement