Sri Mulyani Tak Ingin Buru-Buru Lelang Harley dan Sepeda Brompton Selundupan

Rina Anggraeni, Jurnalis · Jum'at 08 Januari 2021 15:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 08 320 2341132 sri-mulyani-tak-ingin-buru-buru-lelang-harley-dan-sepeda-brompton-selundupan-wo7sHoU5JE.jpg Harley dan Brompton Selundupan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan belum bisa memastikan kapan pelaksanaan lelang terhadap motor Harley Davidson dan dua sepeda Brompton yang diselundupkan oleh Mantan Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara dapat dilakukan.

Sebab pihaknya masih menunggu permintaan lelang yang disampaikan dari pihak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.

Baca Juga: Harley Davidson dan Sepeda Brompton Selundupan Bakal Dilelang? 

Direktur Lelang DJKN Joko Prihanto mengatakan, pihaknya tidak ingin terburu-buru dalam melelang sepeda Brompton dan Harley Davidson.

"Terkait dengan sepeda Brompton dak Harley Davidson kami masih menunggu dan masih ada proses hukum yang dijalankan dan kami enggak bisa buru-buru," kata Joko dalam video virtual, Jumat (8/1/2021).

Lanjutnya, pemerintah menyerahkan proses pelelang secara prosedur. Jika sudah sesuai aturan diperbolehkan, maka lelang akan segera dilakukan.

"Ke sana biarlah proses hukum berjalan di sana. Kalau sudah saatnya lelang dan diajukan lelang kami pasti DJKN segera melayani prosesnya," jelasnya.

Sebagai informasi, pengelolaan barang rampasan ini tertuang pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 03/PMK 06 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara yang Berasal dari Barang Rampasan Negara dan Barang Gratifikasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini