Harley Davidson dan Sepeda Brompton Selundupan Bakal Dilelang?

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Jum'at 06 Desember 2019 16:57 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 06 320 2138834 harley-davidson-dan-sepeda-brompton-selundupan-bakal-dilelang-smpf9KDjua.jpeg Harley Davidson (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (DJKN Kemenkeu) masih menunggu keputusan dari pihak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terkait nasib satu motor gede (moge) Harley Davidson dan dua sepeda Brompton selundupan.

Ketiga kendaraan tersebut diselundupkan melalui pesawat A3390-900 seri Neo milik Garuda Indonesia yang diterbangkan dari Toulouse, Prancis. Kini status ketiganya menjadi Barang Dikuasai Negara (BDN).

Baca juga: Pemecatan Dirut Garuda Bakal Jadi Sentimen Positif untuk Saham GIAA

"Secara awam kan itu sitaan Bea Cukai, maka akan ada ketetapan dari Bea Cukai ini seperti apa," kata Dirjen DJKN Isa Rachmatarwata di kantornya, Jakarta, Jumat (6/12/2019).

Menurut Isa, akan ada beberapa opsi dari tindak lanjut moge Harley Davidson yang merupakan barang bekas keluaran 1970, yakni dilelang, dimusnahkan, atau dihibahkan. Sedangkan dua sepeda Brompton merupakan keluaran baru dengan opsi tindak lanjutnya yakni dilelang, dikembalikan, atau bayar bea masuk.

"Saya rasa ada proses, kan pasti bukan sekedar berita acara. Saya gak tau proses kepabeanan, tapi saya yakin ada proses formal sampai disita, dirampas, dan sebagainya," kata dia.

Harley

Sementara itu, Direktur Hukum dan Humas DJKN Tri Wahyuningsih Retno Mulyani menjelaskan, setelah menjadi barang sitaan, Bea Cukai akan memutuskan tindak lanjutnya. Jika pada akhirnya diputuskan untuk dijual lagi melalui lelang maka akan masuk dalam ranah DJKN.

"Jadi harus ditunggu dulu. Nah kalau bisa dilelang artinya dijualbelikan di Indonesia, karena tidak ada penjualan barang rampasan ditawarkan pribadi," kata dia.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini