Mengalami Penipuan Kartu Kredit, Begini Cara Mengatasinya

Alya Ramadhanti, Jurnalis · Selasa 12 Januari 2021 13:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 12 622 2343045 mengalami-penipuan-kartu-kredit-begini-cara-mengatasinya-SDGeVfjrVz.jpg Kartu Kredit (Ilustrasi: Reuters)

JAKARTA – Di zaman yang serba canggih, banyak oknum jahat yang meretas kartu kredit dan melakukan penipuan identitas. Membekukan kredit adalah cara sederhana untuk melindungi diri dari penipuan identitas tersebut.

Jika terjadi pencurian identitas, hubungi bank terkait. Bisa melalui panggilan telepon, email, dan lainnya. Jika dibiarkan tidak terselesaikan, itu dapat merusak skor kredit dan membuatnya lebih sulit.

Baca Juga: Mau Negosiasi Kenaikan Gaji, Ini 4 Tipsnya

Melansir dari Real Simple, Senin (12/1/2021), proses pembekuan kredit mudah, namun sisi negatifnya adalah harus "mencairkan" pembekuan kapan pun membutuhkan pemeriksaan kredit. Seperti ketika membeli mobil, mengajukan pinjaman, atau menandatangani sewa.

Jika bukan karena hal terdesak seperti peretasan identitas, tidak semua orang dapat membekukan kredit. Terutama orang yang sering mengajukan pinjaman, sering berganti pekerjaan, disarankan jagan melakukan pembekuan kredit. Sebab harus mencabut pembekuan kredit setiap kali melamar pekerjaan.

Baca Juga: 7 Strategi Lunasi Utang Kartu Kredit Berbunga Tinggi

Jika ingin memulihkan kembali pembekuan kredit, dapat dilakukan di bank terkait dan tidak membutuhkan waktu lama. Saat pemulihan dapat meminta pencairan sementara untuk jangka waktu tertentu atau permanen.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini