Mau Negosiasi Kenaikan Gaji, Ini 4 Tipsnya

Alya Ramadhanti, Jurnalis · Senin 04 Januari 2021 12:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 04 622 2338436 mau-negosiasi-kenaikan-gaji-ini-4-tipsnya-5P1xmIEMmh.jpg Tips Negosiasi Gaji di Kantor. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Meminta kenaikan gaji merupakan salah satu hak pekerja setelah mengabdi cukup lama pada sebuah perusahaan. Apalagi bagi yang memiliki kinerja dan kualitas baik.

Namun, terkadang perusahaan memilih berdiam diri terhadap gaji karyawannya. Terlebih di masa pandemi, di mana seluruh perusahaan terkena dampak yang berimbas pada kerugian keuangan.

Namun tidak ada salahnya untuk mencoba dan menegosiasi atasan. Melansir dari CNN Business, Senin (4/12/2021) sebelum meminta kenaikan gaji coba lakukan hal ini. 

1. Nilai Situasi Perusahaan

Pantau keadaan keuangan perusahaan sebelum mengajukan permintaan. Jika keadaan perusahaan sedang sulit dan sedang mengalami tekanan keuangan, maka urungkan niat.

Baca Juga: Karier Cemerlang di 2021, Fokus Lakukan 6 Langkah Ini

Jika keadaan perusahaan memungkinkan untuk diminta kenaikan gaji, maka mulai untuk menegosiasi atasan. Cobalah mengatakan sesuatu seperti 'Beberapa bulan terakhir ini cukup sulit, tetapi saya dapat terus meningkatkan kinerja kerja saya, meningkatkan kerja tim, atau membawa klien baru.' Hal ini bisa menjadi alasan kuat untuk diberikan kenaikan gaji. 

Baca Juga: Buang 6 Rasa Takut Ini agar Sukses di 2021

2. Pelajari Besaran Gaji Di Perusahaan Lain

Sebelum menegosiasi atasan, cari informasi mengenai besaran gaji pada posisi yang sama di perusahaan lainnya. Tak hanya di satu negara, bisa juga membandingkan gaji dengan perusahaan lainnya di luar negeri.

Setelah itu, konsultasikan dengan rekan kerja, mintalah pendapat mengenai besaran gaji yang cocok untuk minta ke pimpinan. Jika sudah menemukan angka yang sesuai negosisasikan dengan atasan dengan memberikan pertimbangan-pertimbangan yang ada.

3. Tunjukkan Hasil Kerja

Tunjukkan pencapaian selama bekerja untuk mempermudah proses ini. Jangan berasumsi bahwa atasan selalu memantau dan mengetahui kinerja dengan baik. Bekerja keras tidak berarti pantas mendapatkan kenaikan gaji. Semuanya dinilai berdasarkan kualitas hasil kerja.

Berikan contoh kuantitatif tentang bagaimana kinerja membantu perusahaan. Terkait membawa jumlah klien baru yang, surplus yang dihasilkan, atau inovasi baru yang diluncurkan. Hal ini bisa membantu memperkuat argumen dalam bernegosiasi.

4. Tindakan Lanjut

Pertahankan ketenangan dan lanjutkan percakapan jika permintaan kenaikan gaji ditolak. Ambil manfaatnya yakni terbuka kepada atasan.

Setelah itu, siapkan jadwal untuk meninjau kembali percakapan dan cari tahu apa yang perlu dilakukan untuk mencapai kenaikan gaji yang inginkan. Mintalah saran dan masukan terkait pengembangan kualitas kerja agar atasan merasa yakin jika dinegosiasi kembali.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini