Terungkap! Relief Peninggalan Soekarno Dibuat Seniman Yogyakarta Tahun 1962-1966

Ferdi Rantung, Jurnalis · Jum'at 15 Januari 2021 15:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 15 470 2345060 terungkap-relief-peninggalan-soekarno-dibuat-seniman-yogyakarta-tahun-1962-1966-HSx1HDenCI.jpg Relief Peninggalan Soekarno (Foto: KBUMN)

JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir mengunjungi Sarinah untuk melihat langsung progres pemugaran Gedung Sarinah dalam rangka transformasi bisnis Sarinah. Dalam Kunjungan tersebut Erick meninjau penemuan relief di Gedung itu.

Direktur Utama PT Sarinah (Persero) Fetty Kwartati mengatakan, Sarinah sebagai gedung dengan predikat cagar budaya juga memiliki sebuah karya seni rupa patung relief yang juga ditinjau oleh Menteri BUMN. Relief ini melambangkan kegiatan ekonomi rakyat jelata yang pada saat itu bertumpu pada hasil pertanian, perkebunan, perikanan dan kerajinan.

"Selaku proklamator dan presiden pertama Indonesia, Bung Karno adalah seorang seniman dan yang mencetuskan pembuatan karya seni ini. Keberpihakan kepada ekonomi kerakyatan sudah merupakan semangat para pendiri bangsa ini," katanya dalam keterangan resminya, Jakarta, Jumat (15/1/2021).

Baca Juga: Erick Thohir Pantau Relief Peninggalan Soekarno di Sarinah, Begini Penampakannya

Dalam hal ini Menteri BUMN mmeminta agar karya ini direstorasi sedapat-dapatnya kembali seperti sedia kala, dan saat Sarinah kembali dibuka relief ini dapat dipamerkan kepada publik.

"Menteri Erick yang mengagumi maha karya ini mengatakan bahwa bangsa besar adalah bangsa yang mengenal sejarahnya" ujarnya.

Relief ini menurut catatan beberapa ahli sejarah, dan seni rupa nasional, dibuat oleh kelompok seniman Yogyakarta pada masa konstruksi (1962-1966) yang menampilkan para penjaja dan pelapak yang melambangkan perjuangan rakyat kecil mencari nafkah. Menurut catatan pencipta tahun pembuatan relief ini adalah kelompok pematung, pelukis dari Yogyakarta.

Sejarah Sarinah yang pada tahun 80an yang pernah terbakar di pelebaran koridor pengunjung relief ini dipindahkan dan disimpan di lantai dasar. Berkenaan dengan transfornamasi dan renovasi Gedung Sarinah maka relief ini akan direstorasi dan dipamerkan saat pemugaran usai dan Sarinah beroperasi kembali.

Siapa arsitek atau desainer patung ini masih ditelusuri oleh TACB juga blue print atau cetak birunya, karena penting untuk pekerjaan restorasi. Secara berkala, Sarinah akan melaporkan progress pemugaran dan transformasi bisnis kepada publik.

Sementara itu, Menurut Asikin, salah seorang tokoh dan anggota Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) karya seni ini ukurannya sangat epik serta gigantik. Bahkan pada saat dibuat sudah menggunakan teknologi pengecoran panel tunggal modern.

Demikian pula saat Sarinah dibangun sebagai perwujudan modernisasi yang pada masanya adalah mercusuar kebangkitan ekonomi bangsa yang unggul yang berpihak pada ekonomi rakyat yang istilah saat ini adalah UMKM.

"Relief ini juga terus mengingatkan amanah Sarinah untuk membesarkan mereka." ujar Asikin.

Fetty menambahkan bahwa proses pemugaran Gedung Sarinah secara prinsip masih on trackdan on schedule walau ditengah-tengah pandemi Covid-19.

"Pekerjaan renovasi secara progresif dapat dilaksanakan asal dengan protokol kesehatan yang ketat. Juga karena sektor konstruksi termasuk yang mendapat izin untuk beroperasi secara full scale," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini