Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IHSG Ditutup Anjlok, Saham Tambang dan Farmasi Jadi Biang Kerok

Ferdi Rantung , Jurnalis-Selasa, 19 Januari 2021 |17:01 WIB
IHSG Ditutup Anjlok, Saham Tambang dan Farmasi Jadi Biang Kerok
IHSG (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali melemah ke zona merah pada akhir perdagangan hari ini. IHSG ditutup anjlok 1,06% atau melemah 67,97 poin ke level 6.321,85 pada akhir perdagangan.

Investment Banking Panin Sekuritas Indra Then mengatakan bahwa melemahnya IHSG karena sudah reli sangat panjang, sehingga indeks mengalami pullback.

"Koreksi kali ini lebih kepada ke pull back ya, seperti diketahui IHSG sudah reli dari awal 5.000 sampai ke 6.400. Jadi lebih ke pullback aja sih, sambil mencari momentum sentimen apa yang dapat mempengaruhi IHSG," katanya dalam 2nd Session Closing IDX Channel, Selasa (19/1/2021)

Baca Juga: IHSG Anjlok 1,06% ke 6.322, Sektor Pertambangan Terpuruk 3,36% 

Dalam perdagangan hari ini, pelemahan didominasi oleh saham pertambangan dan juga farmasi. Indra menjelaskan, bahwa saham ini bisa turun karena ada perilaku pasar yang berlebihan terhadap saham-saham tersebut.

"Sektor tambang dan farmasi lebih kepada euforia pasar yang over confidence. Jadi relinya cukup kuat tapi tidak melihat fundamentalnya seperti apa," terangnya

Diketahui, sebanyak 362 saham memerah dan hanya 145 saham yang hijau, sedangkan 127 sisanya stagnan. Meskipun IHSG tertekan, tapi investor asing mencatatkan net buy atau beli bersih sebesar Rp262,82 miliar di seluruh pasar.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement