Sementara itu KI kontruksi pada Desember 2020 tumbuh sebesar 13,3% (yoy) melambat dibandinhkan bulan sebelumnya (19,1%). Khususnya pada bangunan jalan tol DKI Jakarta dan Lampung.
Sedangkan KMK masih menunjukkan pertumbuhan negatif, -4,9 % pada Desember. Terutama pada industri pengolahan dan sektor keuangan, real estate dan jasa perusahaan. KMK sektor industri pengolahan pada Desember 2020 hanya minus 8,4% lebih dalam dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai minus 4,0%.
"Penurunan tersebut terutama pada industri pupuk di Jawa Timur dan Sumatera Selatan," katanya.
Selain itu, pertumbuhan kredit konsumsi (KK) pada Desember 2020 masih terkontraksi dari minus 0,2% (yoy) menjadi minus 0,7% (yoy). Hal ini disebakan menurunnua kredit KPR, KKB fan Multiguna.
(Feby Novalius)