Begini Nasib Perekonomian jika Covid-19 3 Tahun Tak Selesai

Kunthi Fahmar Shandy, Jurnalis · Jum'at 22 Januari 2021 13:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 22 320 2348984 begini-nasib-perekonomian-jika-covid-19-3-tahun-tak-selesai-3laYdvVZor.jpg Ekonomi (Shutterstock)

JAKARTA - Berdasarkan Laporan Risiko Global dari Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum) telah memperingatkan dunia tentang bahaya pandemic. Wabah covid-19 dapat meningkatkan kesenjangan dan perpecahan sosial.

Bahkan dalam 3-5 tahun mendatang akan mengancam perekonomian, dan dalam 5-10 tahun mendatang akan memperlemah stabilitas geopolitik.

 Baca juga: Hasil Pantauan BI: Ekonomi Global Mulai Membaik

"Dalam jangka menengah 3-5 tahun responden yakin bahwa dunia akan terancam oleh ancaman ekonomi dan teknologi berkelanjutan, yang mungkin memerlukan waktu beberapa tahun untuk terjadi seperti pecahnya gelembung aset, rusaknya infrastruktur TI, ketidakstabilan harga, dan krisis utang," kata Managing Director di World Economic Forum Saadia Zahidi dalam laporannya di Jakarta, Jumat.

Ancaman eksistensial 5-10 tahun dimana senjata pembunuh massal, keruntuhan negara, hilangnya keanekaragaman hayati, dan kemajuan teknologi yang merugikan mendominasi perhatian jangka panjang.

 Baca juga: Peringatan IMF: Ketidakpastian Ekonomi Global Masih Tinggi

“Kita tahu betapa sulitnya bagi pemerintah, bisnis, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mengatasi risiko jangka panjang semacam ini, namun pelajarannya di sini adalah agar kita semua menyadari bahwa mengabaikan hal-hal itu tidak memperkecil kemungkinan terjadinya hal-hal tersebut," beber dia.

Dia melanjutkan ketika pemerintah, bisnis, dan masyarakat keluar dari situasi pandemi, kini mereka harus segera membentuk sistem ekonomi dan sosial baru yang meningkatkan daya tahan dan kapasitas kolektif kita untuk merespon guncangan sosial sekaligus menekan ketidaksetaraan, meningkatkan kesehatan, dan melindungi planet.

Laporan ini juga merefleksikan respons terhadap Covid-19, mengambil pelajaran untuk memperkuat ketahanan global.

"Pandemi pada tahun 2020 adalah sebuah uji stres yang mengguncang landasan perekonomian dan masyarakat seluruh dunia," tukasnya.

Menurut dia membangun kembali ketahanan terhadap gangguan sistemik akan memerlukan pendanaan yang signifikan, kerja sama internasional, dan ikatan sosial yang lebih besar.

Namun ketahanan juga akan bergantung pada pertumbuhan yang berkelanjutan dalam hal konektivitas di seluruh dunia, seperti yang kita ketahui bahwa perekonomian yang melakukan digitalisasi lebih awal mengalami kinerja lebih baik pada tahun 2020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini