Anjlok 1,4%, IHSG Sesi I Kian Terpuruk ke 6.219

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 25 Januari 2021 11:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 25 278 2350261 anjlok-1-4-ihsg-sesi-i-kian-terpuruk-ke-6-219-Jy9GdQBvD0.jpg IHSG (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan pelemahan pada penutupan perdagangan sesi I. Siang ini, IHSG anjlok 87,41 poin atau 1,4% ke level 6.219.

Pada penutupan perdagangan sesi I, Senin (25/1/2021), indeks LQ45 turun 1,01% ke 981,60, IDX 30 turun 0,97% ke 528,62. JII turun 1,26% ke 642,76 dan indeks MNC36 turun 0,96% ke 334,59.

Sebelumnya, pengamat pasar modal dari Finvesol Consulting Fendi Susiyanto menilai, level support IHSG berada di 6.200 karena aksi profit taking jangka pendek. Karena itu, koreksi ini adalah momen bagus untuk investor masuk ke pasar.

Baca Juga: IHSG Mendadak Anjlok, Analis: Profit Taking Jangka Pendek

"Tren IHSG masih dalam posisi uptrend. Untuk profit taking sudah diprediksi. Walaupun indeks turun ke 6.200 ataupun lebih justru harus diperhatikan untuk bisa melakukan akumulasi kembali. Karena ada banyak sentimen positif di bursa," kata Fendi.

Fendi menilai, ada katalis positif untuk IHSG dalam jangka panjang sehingga diyakini masih akan menuju 6.800-7.200. Katalis positif menurutnya adalah model bisnis baru emiten karena sudah bertransformasi menghadapi pandemi covid19. Berikutnya juga ada stimulus dari pemerintah.

"Ada kebijakan SWF dan suku bunga rendah. Ini positif jangka panjangnya. Secara fundamental cukup kuat dan akan ada potensi IHSG mengalami apresiasi. SWF akan mendukung infrastruktur jalan tol, industri halal, ataupun kesehatan. Walaupun awalnya SWF tidak terlalu besar tapi itu akan terus naik seperti di Malaysia," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini